Pendidikan Inklusif Beri Ruang Setiap Anak Kembangkan Potensi

  • 29 Jul 2026 08:04 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, BANDA ACEH – Praktisi pendidikan inklusi, Esti Wulansari, menegaskan setiap anak, termasuk penyandang disabilitas, memiliki hak yang sama untuk berkembang dan berkarya sesuai potensi yang dimiliki.

Hal itu disampaikan dalam dialog Ruang Disabilitas dan Inklusi RRI Banda Aceh bertema "Karya Tanpa Batas, Saat Setiap Anak Menemukan Potensinya", Minggu 19 Juli 2026.

Menurut Esti, pendidikan inklusif bukan sekadar menerima anak berkebutuhan khusus di sekolah, tetapi memberikan ruang yang setara agar setiap anak dapat tumbuh, belajar, dan menghasilkan karya yang bermanfaat.

Ia menilai masyarakat perlu mengubah cara pandang terhadap penyandang disabilitas. Anak berkebutuhan khusus tidak seharusnya dipandang sebagai objek belas kasihan, melainkan individu yang memiliki kemampuan dan potensi unik.

Esti mengatakan stigma negatif masih menjadi tantangan terbesar dalam penerapan pendidikan inklusif. Selain itu, sebagian sekolah dinilai belum sepenuhnya siap dari sisi sumber daya manusia maupun pemahaman tentang konsep inklusi.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan inklusif tidak hanya ditentukan oleh tersedianya fasilitas pendukung, tetapi juga oleh sikap guru, lingkungan sekolah, dan masyarakat yang mampu memberikan kesempatan kepada setiap anak untuk berkembang secara mandiri.

Ia berharap pemerintah memberikan dukungan yang lebih luas kepada penyelenggara pendidikan inklusif, termasuk lembaga pendidikan nonformal, melalui regulasi yang lebih fleksibel sehingga mampu mengakomodasi kebutuhan belajar setiap anak yang berbeda

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....