Mahasiswa UIN Ar-Raniry Dorong Pelatihan Bahasa Isyarat
- 28 Agt 2026 07:51 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh: Mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh mendorong adanya pelatihan bahasa isyarat secara gratis bagi mahasiswa dan tenaga pengajar sebagai bagian dari upaya membangun kampus yang inklusif bagi penyandang disabilitas.
Gagasan tersebut muncul dalam workshop Inclusive Campus for Everyone yang digelar Forum Bangun Aceh bersama mahasiswa magang UIN Ar-Raniry. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan, kepekaan, dan keterampilan mahasiswa dalam berinteraksi dengan penyandang disabilitas.
Ketua panitia kegiatan, Iqbal dalam dialog Ruang Disabilitas RRI Minggu 23 Agustus 2026, mengatakan workshop digagas setelah mahasiswa melihat masih adanya stigma terhadap penyandang disabilitas di lingkungan kampus.
Ia menyebutkan, berdasarkan kondisi yang mereka temukan, terdapat sekitar 13 mahasiswa aktif penyandang disabilitas di UIN Ar-Raniry. Para mahasiswa tersebut dinilai perlu mendapatkan lingkungan belajar yang mendukung dan bebas dari diskriminasi.
Iqbal mengatakan, kesadaran mahasiswa terhadap isu disabilitas mulai tumbuh. Namun, dari sisi fasilitas, kampus masih membutuhkan sejumlah pembenahan untuk meningkatkan aksesibilitas.
Beberapa fasilitas yang dinilai perlu diperkuat antara lain jalur landai, toilet aksesibel, guiding block, serta alat bantu lainnya yang dapat mendukung mobilitas mahasiswa penyandang disabilitas.
Dalam workshop, peserta mengikuti diskusi kelompok dan simulasi atau role play. Peserta diminta merasakan secara langsung hambatan yang mungkin dialami penyandang disabilitas, termasuk penyandang netra dan disabilitas fisik.
Iqbal mengatakan metode tersebut membantu peserta memahami bahwa persoalan disabilitas tidak hanya berkaitan dengan kondisi individu, tetapi juga hambatan lingkungan dan pola interaksi masyarakat.
Selain pelatihan bahasa isyarat, mahasiswa juga mengusulkan agar seminar dan workshop mengenai disabilitas digelar secara rutin. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman sekaligus mendorong keterlibatan mahasiswa penyandang disabilitas dalam berbagai organisasi dan kegiatan kampus.
Iqbal menegaskan, mahasiswa akan terus mendorong kegiatan edukasi mengenai inklusivitas, baik di lingkungan internal maupun eksternal kampus. Upaya tersebut diharapkan menjadi bagian dari gerakan bersama untuk mewujudkan UIN Ar-Raniry dan perguruan tinggi lainnya di Aceh yang semakin ramah terhadap penyandang disabilitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....