USPI Dorong Banda Aceh Terapkan Konsep Kota Kompak
- 24 Agt 2026 13:44 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh: Urban Sustainability and Policy Institute atau USPI mendorong Pemerintah Kota Banda Aceh memperkuat pengendalian tata ruang dan menerapkan konsep kota kompak untuk menghadapi pertumbuhan kawasan perkotaan.
Direktur USPI, Ir. Putra Rizkiya,S.T.,M.Sc, dalam Dialog Green Radio RRI Banda Aceh, Sabtu 8 Agustus 2026, mengatakan keterbatasan lahan membuat Banda Aceh perlu mengendalikan pembangunan agar tidak terus berkembang secara sporadis ke kawasan pinggiran.
Ia menjelaskan, pembangunan permukiman yang menyebar meningkatkan kebutuhan terhadap jalan, drainase, jaringan air bersih dan infrastruktur lainnya. Kondisi tersebut juga mendorong masyarakat bergantung pada kendaraan pribadi karena tempat tinggal semakin jauh dari pusat aktivitas.
“Bagaimana kita mengendalikan pemanfaatan ruang di Kota Banda Aceh, jangan sampai kita membangun dengan gaya di mana rumah hanya ada rumah, tanpa fasilitas sekolah dan lainnya,” ujar Putra.
Menurutnya, konsep kota kompak memungkinkan masyarakat memperoleh berbagai layanan dasar dalam jarak yang relatif dekat dan dapat dijangkau dengan berjalan kaki. Dalam satu kawasan, pembangunan idealnya telah menyediakan fasilitas pendidikan, tempat ibadah, layanan ekonomi, ruang terbuka hijau dan fasilitas publik lainnya.
Putra menambahkan, pertumbuhan kota yang tidak terkendali juga berpotensi meningkatkan suhu perkotaan atau urban heat island. Alih fungsi sawah, vegetasi, tambak dan mangrove menjadi kawasan terbangun menyebabkan semakin luas permukaan yang diperkeras dan mengurangi kemampuan tanah menyerap air.
Karena itu, USPI mendorong penguatan regulasi, pengawasan pembangunan, serta perencanaan jangka panjang yang konsisten. Kebijakan tata ruang, menurutnya, harus berbasis data dan melibatkan masyarakat.
Masyarakat juga perlu ditempatkan sebagai subjek pembangunan dengan meningkatkan partisipasi dalam proses perencanaan kota.
Putra menegaskan, keberhasilan pembangunan berkelanjutan pada akhirnya tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan, menghemat air dan energi, serta tidak membuang sampah sembarangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....