Bimtek Pengelolaan EMIS 4.0 Perkuat Kapasitas Operator Pendidikan Keagamaan
- 19 Agt 2026 15:52 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Aceh Utara - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Utara, melalui Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan EMIS 4.0, bagi operator dengan tema "Mewujudkan Data Lembaga Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Yang Akurat Serta Berkualitas". Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Aceh Utara, pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Bimtek diikuti oleh 103 peserta, terdiri dari berbagai Lembaga Pendidikan keagamaan dibawah binaan Seksi PD Pontren, meliputi operator Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), Pondok Pesantren Salafiyah, Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS), Satuan Pendidikan Muadalah (SPM), Pendidikan Diniyah Formal (PDF), serta Ma’had Ali.
Kegiatan yang dibuka resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Utara, Fadli yang menekankan pentingnya kegiatan Bimtek Emis, sebagai momentum untuk memperkuat tata Kelola, data Lembaga Pendidikan keagamaan, khususnya pesantren.
Fadli menjelaskan bahwa pada tahun 2026 Kementerian Agama, mengalami penguatan struktur organisasi melalui PMA Nomor 16 Tahun 2026, tentang Perubahan atas PMA Nomor 33 Tahun 2024 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Agama. Regulasi tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren sebagai unit organisasi tersendiri dilingkungan Kementerian Agama.
“Kegiatan Bimtek ini digelar sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan pemahaman operator dalam mengelola dan memperbarui data melalui EMIS 4.0. kedepannya setiap pondok pesantren terus mengupdate setiap data yang akurat dan mutakhir karena menjadi bagian penting dalam mendukung perencanaan, pembinaan, serta pengambilan kebijakan yang diperlukan oleh pusat” ujar Fadli.
Sementara itu Kepala Seksi PD Pontren Kankemenag Aceh Utara, Yusri dalam arahannya menyampaikan bahwa Bimtek tidak berhenti pada pemahaman teknis, selama kegiatan berlangsung, tetapi harus memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pengelolaan data di masing-masing lembaga.
“Setelah mengikuti Bimtek ini, para operator diharapkan kembali kelembaga masing-masing dengan membawa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk di terapkan dalam pengelolaan data EMIS secara tertib, akurat, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Pihaknya turut mengingatkan para operator agar mengikuti Bimtek dengan serius, dan tidak sekadar menyelesaikan kewajiban penginputan data. Menurutnya, operator memiliki peran penting dalam memastikan data Lembaga yang di Kelola benar-benar sesuai dengan kondisi dilapangan. Melalui kegiatan ini kemenag Aceh Utara berharap para operator semakin memahami pengelolaan EMIS 4.0 dan mampu menghasilkan data yang akurat, valid dan dapat mendukung peningkatan layanan pendidikan, serta pengambilan kebijakan di lingkungan Kementerian Agama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....