Koalisi Sipil: Penanganan Bencana di Aceh Belum Maksimal
- 14 Agt 2026 15:34 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Bencana menggelar aksi bendera putih di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat 14 Agustus 2026. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap pemerintah yang dinilai belum maksimal memulihkan kondisi masyarakat terdampak bencana ekologis yang terjadi November lalu.
Aksi berlangsung damai dengan sejumlah peserta menyampaikan orasi secara bergantian. Dalam aksi tersebut, koalisi mendesak pemerintah segera menetapkan bencana yang melanda sejumlah wilayah Sumatera pada November lalu sebagai bencana nasional.
Koordinator aksi, Rahmat Maulidi, mengatakan aksi bendera putih merupakan bentuk protes masyarakat terhadap lambannya proses pemulihan di sejumlah daerah terdampak bencana.
Menurutnya, hingga sembilan bulan pascabencana, masih banyak infrastruktur dan akses masyarakat yang belum kembali normal.
"Sembilan bulan bencana ekologis yang terjadi, pemulihan jalan di tempat. Tidak ada perkembangan yang serius. Jembatan masih rusak, jalan akses masih sulit, begitu juga dengan lumpur yang belum dibersihkan. Atas dasar itu, kami hari ini menyampaikan bahwa negara telah gagal melakukan pemulihan," kata Rahmat.
Rahmat menambahkan, Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Bencana telah melakukan sosialisasi dan mengimbau masyarakat sejak Senin untuk menyuarakan aksi bendera putih. Aksi tersebut juga ditujukan kepada masyarakat di Sumatera Utara dan Sumatera Barat agar turut menyuarakan kondisi masyarakat yang masih terdampak bencana.
Koalisi menilai bendera putih menjadi simbol kekecewaan sekaligus bentuk kritik terhadap pemerintah atas penanganan dan pemulihan pascabencana yang dinilai belum berjalan sebagaimana yang diharapkan masyarakat.
Melalui aksi tersebut, koalisi berharap pemerintah memberikan perhatian lebih serius terhadap proses pemulihan, termasuk perbaikan jalan dan jembatan, pembersihan lumpur, serta pemulihan akses masyarakat di wilayah terdampak bencana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....