LKC Dompet Dhuafa Aceh Perkuat Layanan Kesehatan Pascabencana
- 10 Agt 2026 10:58 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Koordinator Wilayah Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Aceh, Arfan Ramadhan menegaskan bahwa program recovery tidak dirancang sekadar menghadirkan layanan kesehatan, tetapi juga membangun kemampuan masyarakat agar dapat menjaga keberlanjutan layanan bersama.
“Recovery bukan hanya tentang menghadirkan layanan, tetapi bagaimana masyarakat memiliki kemampuan untuk mengenali masalah kesehatannya, saling mendukung, dan bersama-sama membangun sistem pelayanan yang dapat terus berjalan. Karena itu, fasilitator kami akan mendampingi masyarakat dan menghubungkan berbagai pihak agar potensi yang ada di gampong dapat digerakkan secara gotong royong,” ujar Arfan kepada RRI, pada 10 Agustus 2026.
Menurutnya, pemulihan pascabencana tidak hanya membutuhkan perbaikan infrastruktur, tetapi juga penguatan layanan kesehatan yang dekat dengan masyarakat. Kelompok masyarakat dengan penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes mellitus, membutuhkan pemantauan dan pendampingan berkelanjutan agar kondisi kesehatan tetap terkelola.
Pihaknya terus menggiatkan berbagai kegiatan, diantaranya melalui Program Recovery Kebencanaan, dengan menggelar Sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) Program Recovery Kebencanaan bertema “Revitalisasi Layanan Kesehatan Berbasis Masyarakat Pascabencana” di Gampong Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, pada 8 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.30 - 11.00 Wib ini diikuti 26 peserta, terdiri atas pihak Puskesmas, Keuchik, bendahara gampong, Tuha Peut, bidan desa, serta seluruh kader kesehatan Gampong Meunasah Lhok.
Adapun Program Recovery Kebencanaan LKC Dompet Dhuafa Aceh merupakan bagian dari upaya pemulihan kesehatan masyarakat pascabencana hidrometeorologi akibat Siklon Tropis Senyar. Program diarahkan untuk memperkuat layanan kesehatan berbasis masyarakat melalui kolaborasi antara LKC Dompet Dhuafa Aceh, Puskesmas, pemerintah gampong, bidan desa, kader, dan masyarakat.
Fasilitator Kebencanaan LKC Dompet Dhuafa Aceh, Uswatun Hasanah menambahkan dalam sosialisasi tersebut, Tim LKC Dompet Dhuafa Aceh bersama pihak Puskesmas memperkenalkan rencana Pos Sehat Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan Pos Sehat Penyakit Tidak Menular (PTM), sekaligus membahas peran kader dalam mendukung pelayanan kesehatan di tingkat gampong.
Melalui Program Recovery Kebencanaan, LKC Dompet Dhuafa Aceh berharap pemulihan kesehatan pascabencana tidak berhenti pada pemberian layanan, tetapi berkembang menjadi penguatan kapasitas masyarakat dan layanan kesehatan berbasis gampong. Dengan kolaborasi dan gotong royong lintas sektor, masyarakat diharapkan semakin mampu menjaga dan mengelola kesehatannya secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....