Dinkes Banda Aceh Perkuat Edukasi Pencegahan HIV dan Perilaku Menyimpang
- 31 Jul 2026 20:00 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banda Aceh terus memperkuat upaya pencegahan penyebaran Human Immunodeficiency Virus (HIV) melalui edukasi kesehatan yang menyasar kalangan pelajar dan remaja.
Sosialisasi tersebut dilaksanakan secara bertahap di sekolah-sekolah di Kota Banda Aceh sebagai bagian dari kolaborasi antara Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Dinas Syariat Islam (DSI), dan Dinas Pendidikan.
Pada Jumat 31 Juli 2026, sosialisasi berlangsung di SMA Negeri 1 Banda Aceh dan SMP Negeri 4 Banda Aceh. Materi disampaikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, drg. Supriady, M.Kes.
Supriady mengatakan, edukasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pelajar mengenai bahaya perilaku berisiko terhadap kesehatan, termasuk risiko penularan Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan infeksi menular seksual (IMS).
Menurutnya, langkah preventif ini dilakukan berdasarkan hasil pemetaan data kesehatan yang menunjukkan bahwa mayoritas kasus HIV di Banda Aceh ditemukan pada kelompok usia produktif, yakni 20 hingga 30 tahun.
"Namun, kami juga melihat adanya peningkatan temuan kasus pada kelompok usia sekolah, yaitu 11 hingga 20 tahun. Kondisi ini menjadi perhatian sehingga edukasi perlu diperkuat sejak dini," ujarnya.
Ia menilai upaya pencegahan tidak dapat dilakukan hanya melalui pendekatan kesehatan. Keterlibatan Dinas Syariat Islam dan Dinas Pendidikan dinilai penting untuk memperkuat pembinaan karakter serta meningkatkan kesadaran pelajar dalam menghindari perilaku yang berisiko terhadap kesehatan.
Melalui sosialisasi tersebut, para pelajar diharapkan tidak hanya memahami cara pencegahan HIV dan infeksi menular seksual, tetapi juga mampu menerapkan perilaku hidup sehat dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Supriady juga mengajak orang tua, tenaga pendidik, dan masyarakat untuk berperan aktif mendampingi serta mengawasi pergaulan anak dan remaja. Menurutnya, dukungan keluarga dan lingkungan menjadi salah satu faktor penting dalam upaya mencegah penularan HIV dan penyakit menular lainnya di Kota Banda Aceh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....