Mission 13 USK Hadirkan Kompetisi dan Seminar Nasional

  • 02 Okt 2026 00:24 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh : Mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Syiah Kuala (USK) tengah mempersiapkan pelaksanaan Mining Aggression atau Mission 13 tahun 2026 yang menjadi salah satu program unggulan himpunan mahasiswa teknik pertambangan. Kegiatan tersebut mengusung tema “Sustainable Mining Movement Shaping Indonesia’s Resource Future” dan dirancang sebagai ruang pertemuan mahasiswa, akademisi, industri serta masyarakat untuk membahas masa depan pertambangan Indonesia.

Ketua panitia Mission 13, Sultan, mengatakan kegiatan tersebut telah dilaksanakan secara rutin dan pada tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-13. “Mining Aggression disingkat menjadi Mission, ini wadah atau acara kegiatan yang rutin dilakukan mahasiswa Teknik Pertambangan Universitas Syiah Kuala tiap tahun,” kata Sultan dalam dialog bersama Pro 2 RRI Banda Aceh, Rabu 30 September 2026.

Menurutnya, Mission 13 tidak hanya diarahkan sebagai agenda perlombaan tahunan, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk mempertemukan berbagai pihak yang memiliki keterkaitan dengan sektor pertambangan. Ia mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat membuka ruang diskusi mengenai bagaimana pertambangan dapat dikembangkan dengan memperhatikan aspek pengetahuan, keselamatan dan keberlanjutan.

Mahasiswa Teknik Pertambangan USK, Raisa, menjelaskan salah satu rangkaian Mission 13 adalah Syahwala Mining Engineering Competition atau SEMEN yang menghadirkan sejumlah cabang kompetisi bagi mahasiswa Teknik Pertambangan USK. “Di SEMEN sendiri ada enam cabang lomba, yaitu written test, bench blasting, underground blasting, hauling, panning dan join mapping,” ujar Raisa.

Rangkaian kegiatan juga mencakup Mining Science Art Competition atau MSAC yang terbuka bagi peserta dari kalangan umum, termasuk siswa SMA dan mahasiswa, sehingga masyarakat yang belum memahami dunia pertambangan dapat memperoleh pengetahuan melalui kegiatan kompetitif dan edukatif. Selain itu, panitia menyiapkan seminar nasional sebagai rangkaian penutup yang menjadi ruang diskusi bagi akademisi, praktisi, masyarakat dan pelajar.

Sultan menyebut persiapan kegiatan hingga saat ini telah mencapai lebih dari 90 persen dengan melibatkan lebih dari 150 orang panitia dari tiga angkatan mahasiswa. “Persiapan sejauh ini sudah di atas 90 persen, sudah hampir rampung, tinggal eksekusinya saja bagaimana,” ujarnya, seraya menjelaskan seluruh perlengkapan kompetisi juga dipersiapkan dengan memperhatikan keamanan peserta.

Mission 13 berlangsung selama lima hari dengan rangkaian kegiatan yang dimulai dari public speaking, cerdas cermat, kompetisi SEMEN hingga seminar nasional sekaligus penutupan dan pengumuman pemenang. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa Teknik Pertambangan USK tidak hanya mengasah kemampuan akademik dan teknis, tetapi juga membangun pengalaman organisasi, kerja sama serta relasi yang diharapkan menjadi bekal menghadapi dunia profesional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....