Komunitas Baca Bireuen Kenang Warisan Habib Bugak Al-Asyi

  • 29 Jul 2026 10:03 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Bireuen – Komunitas Baca Bireuen kembali menggelar diskusi literasi bertema "Mengenang Habib Bugak dan Warisannya untuk Bangsa Aceh" sebagai upaya memperkuat budaya literasi sekaligus mengenalkan sejarah tokoh-tokoh Aceh kepada generasi muda. Kegiatan berlangsung di Harvies Coffee, Bireuen, Sabtu (25/7/2026).

Diskusi menghadirkan Qafrawi Rienza sebagai pemantik. Ia menegaskan forum literasi memiliki peran penting dalam menjaga ingatan kolektif masyarakat terhadap tokoh-tokoh berpengaruh di Aceh. Menurutnya, sejarah tidak boleh dibiarkan memudar, melainkan terus diwariskan melalui ruang-ruang diskusi yang terbuka sehingga nilai perjuangan, pengabdian, dan keteladanan para tokoh dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus.

Dalam pemaparannya, Qafrawi mengulas kiprah Habib Bugak Al-Asyi, ulama dan dermawan asal Aceh yang dikenal melalui wakaf Baitul Asyi atau Rumah Aceh di Makkah. Wakaf yang dirintis pada abad ke-19 dari harta senilai sekitar 2.000 riyal itu berkembang menjadi aset yang hingga kini memberikan manfaat bagi jamaah haji asal Aceh yang menunaikan ibadah di Tanah Suci.

Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta aktif bertukar pandangan, menyampaikan berbagai referensi sejarah, serta membahas besarnya kontribusi Habib Bugak terhadap masyarakat Aceh. Semangat kebersamaan terlihat hingga akhir kegiatan yang diwarnai komitmen bersama untuk menjaga warisan sejarah daerah.

Ketua Komunitas Baca Bireuen, Ema Yuliana, mengatakan kegiatan diskusi literasi akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya membaca dan berdiskusi di Kabupaten Bireuen.

"Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong generasi muda untuk lebih mengenal sejarah Aceh, gemar membaca, aktif berdiskusi, serta menjadikan tokoh-tokoh besar Aceh sebagai teladan. Dengan memahami perjalanan hidup mereka, diharapkan lahir generasi yang memiliki semangat perjuangan, keikhlasan, dan kepedulian dalam menjaga warisan sejarah serta budaya Aceh," ujarnya.

Melalui diskusi tersebut, Komunitas Baca Bireuen berharap warisan pemikiran dan keteladanan Habib Bugak Al-Asyi tetap hidup di tengah masyarakat serta menjadi inspirasi dalam membangun karakter dan kecintaan terhadap sejarah Aceh. ( sumber:Info Bireuen )

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....