Pemerintah Aceh Percepat 766 Kegiatan Rehabilitasi Pascabencana

  • 27 Jul 2026 21:26 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh — Pemerintah Aceh mempercepat pelaksanaan 766 paket kegiatan yang dibiayai melalui tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 senilai Rp824,90 miliar. Program tersebut ditujukan untuk mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh.

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, di Banda Aceh, mengatakan seluruh kegiatan tersebut dilaksanakan oleh 14 Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA). Percepatan pelaksanaan sejalan dengan arahan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melalui Surat Edaran Nomor 900.1.3/1084/SJ tentang Penyesuaian Transfer ke Daerah Tahun Anggaran 2026 dalam APBD bagi daerah terdampak bencana.

Berdasarkan rekapitulasi hingga pertengahan Juli 2026, sebanyak 346 paket kegiatan dengan nilai Rp337,29 miliar telah memasuki tahap pelaksanaan fisik. Sementara itu, 447 paket senilai Rp570 miliar telah menyelesaikan proses pemilihan penyedia, dan 379 paket dengan nilai Rp546,25 miliar telah memasuki tahap penandatanganan kontrak.

Dari sisi realisasi anggaran, penyerapan keuangan telah mencapai Rp98,79 miliar atau 11,98 persen. Pemerintah Aceh optimistis capaian tersebut akan terus meningkat seiring percepatan pelaksanaan fisik berbagai proyek di lapangan.

Pada tingkat kabupaten dan kota, realisasi tambahan TKD telah mencapai Rp27,32 miliar, yang digunakan untuk sektor pendidikan sebesar Rp2,95 miliar, infrastruktur Rp6,94 miliar, pertanian Rp1,91 miliar, serta berbagai urusan lainnya sebesar Rp15,53 miliar.

M. Nasir menegaskan Pemerintah Aceh terus melakukan monitoring dan pengendalian secara intensif terhadap seluruh SKPA pelaksana guna memastikan setiap kegiatan berjalan tepat waktu, tepat mutu, tepat sasaran, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, tambahan TKD 2026 diarahkan untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana, meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Pemerintah Aceh optimistis seluruh kegiatan dapat terus dipercepat dan diselesaikan sesuai target sehingga mampu mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar M. Nasir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....