BPBD Aceh Barat Siagakan Rakit Darurat untuk Warga KAT Sikundo
- 27 Jul 2026 21:27 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Meulaboh — Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menyiagakan satu unit rakit darurat untuk memudahkan akses masyarakat dan pelajar di Komunitas Adat Terpencil (KAT) Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, setelah jembatan gantung di kawasan tersebut rusak akibat banjir bandang.
Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Teuku Ronal, mengatakan rakit darurat dipasang menggunakan sistem katrol yang terhubung dengan kabel baja sehingga dapat digunakan warga untuk menyeberangi sungai dengan lebih aman.
"Rakit ini kita pasangkan pada katrol yang terikat pada tali kabel baja, agar masyarakat dapat melintasi sungai tanpa khawatir bahaya," kata Teuku Ronal di Meulaboh, Sabtu.
Menurutnya, mekanisme penyeberangan memanfaatkan dorongan arus sungai secara terukur sehingga aman digunakan oleh masyarakat, termasuk anak-anak yang setiap hari berangkat ke sekolah. Langkah tersebut diambil sebagai solusi sementara untuk menjaga kelancaran aktivitas warga di kawasan yang terdampak banjir bandang tahun lalu.
Sebelumnya, warga dan para pelajar terpaksa mempertaruhkan keselamatan dengan menyeberangi sungai menggunakan sisa-sisa jembatan kabel ayun yang rusak. Kondisi itu mendorong pemerintah daerah segera menyediakan sarana penyeberangan darurat.
Teuku Ronal menjelaskan rakit berukuran sekitar empat meter itu dirancang dengan memadukan drum plastik sebagai pelampung, pelat besi, serta lantai kayu yang kokoh sehingga mampu menopang mobilitas masyarakat.
Ia menegaskan penyediaan rakit darurat merupakan solusi jangka pendek untuk memastikan akses pendidikan, layanan masyarakat, dan aktivitas ekonomi warga KAT Sikundo tetap berjalan hingga pembangunan jembatan permanen dapat direalisasikan.
"Langkah ini diambil sebagai solusi jangka pendek agar akses vital pendidikan dan ekonomi masyarakat Sikundo tidak terputus total," ujar Teuku Ronal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....