PWM Aceh Gelar ToT SatuMu, Perkuat Digitalisasi Tata Kelola Muhammadiyah
- 25 Jul 2026 14:56 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh menggelar pelatihan Training of Trainer (ToT) Satu Data Muhammadiyah (SatuMu) di Aula Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Aceh, Sabtu 25 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi langkah memperkuat tata kelola organisasi berbasis digital hingga ke tingkat ranting.
Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PWM Aceh, Mimiasri, mengatakan pelatihan tersebut merupakan amanat Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk mempercepat implementasi program SatuMu di seluruh tingkatan kepengurusan.
"Pelatihan ini diikuti sekitar 65 peserta yang merupakan perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-Aceh," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua PWM Aceh, Prof. Dr. Ali Abubakar, M.Ag., menegaskan digitalisasi merupakan kebutuhan yang harus direspons organisasi agar mampu mengikuti perkembangan zaman.
"Ini bukan sekadar pelatihan, melainkan refleksi bahwa Muhammadiyah sebagai organisasi modern harus mampu mengikuti kemajuan teknologi," katanya.
Pelatihan menghadirkan Tim SatuMu dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yakni Amir Nashiruddin dari Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah serta Arwanda Isman dari Sekretariat PP Muhammadiyah Yogyakarta.
Dalam pemaparannya, tim menjelaskan SatuMu merupakan platform utama tata kelola organisasi Muhammadiyah yang terintegrasi dengan ekosistem digital Persyarikatan, termasuk Muhammadiyah Aisyiyah Super Apps (MASA) dan Muhammadiyah ID sebagai identitas digital resmi anggota.
Implementasi program tersebut mengacu pada Keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 527/KEP/I.0. Materi pelatihan mencakup pengelolaan Direktori Organisasi Muhammadiyah (DOM), e-KTAM, serta peran agen dan verifikator dalam menjaga validitas data organisasi dan keanggotaan.
Sebagai tindak lanjut, PWM Aceh akan membentuk tim agen dan verifikator di tingkat wilayah serta mendorong pembentukannya di seluruh Pimpinan Daerah Muhammadiyah di Aceh. Setelah minimal 80 persen petugas memiliki e-KTAM, pelatihan dan bimbingan teknis akan diperluas hingga tingkat cabang dan ranting.
Melalui program SatuMu, Muhammadiyah menargetkan terwujudnya sistem administrasi dan pengelolaan organisasi yang lebih modern, terintegrasi, akuntabel, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data. (*)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....