BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Aceh

  • 31 Mei 2026 17:31 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Aceh yang berlaku mulai 31 Mei hingga 2 Juni 2026. Sejumlah daerah diperkirakan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Nasyithah Az-Zahra Lubis, dalam laporan yang diterima RRI Banda Aceh menjelaskan, kondisi cuaca tersebut dipengaruhi oleh aktifnya gelombang Rossby Equatorial, adanya daerah belokan angin, serta konvergensi di wilayah Aceh yang mendukung pertumbuhan awan konvektif. Selain itu, suhu muka laut yang hangat di perairan barat dan timur Sumatera turut meningkatkan penguapan sehingga menambah kandungan uap air di atmosfer.

"Pada 31 Mei 2026, wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang meliputi Aceh Besar, Banda Aceh, Aceh Tamiang, Aceh Barat, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Kota Langsa, Simeulue, Sabang, dan Nagan Raya. Sementara potensi angin kencang diperkirakan terjadi di Aceh Besar, Banda Aceh, dan Sabang," katanya.

Memasuki 1 Juni 2026, potensi hujan lebat diperkirakan terjadi di Aceh Barat, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Timur, Pidie, dan Sabang. Adapun wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang adalah Aceh Besar dan Aceh Tenggara. Sementara pada 2 Juni 2026, BMKG memprakirakan Aceh Besar masih berpotensi mengalami angin kencang.

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan sedang hingga lebat yang dapat terjadi secara tiba-tiba pada sore hingga malam hari akibat pemanasan intensif pada siang hari. Masyarakat juga diminta berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, khususnya ketika berkendara dalam kondisi cuaca buruk yang berpotensi menimbulkan banjir, tanah longsor, maupun gangguan akibat angin kencang.

Peringatan dini ini diharapkan menjadi acuan bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk mengantisipasi dampak cuaca yang dapat mengganggu aktivitas maupun keselamatan warga di berbagai wilayah Aceh.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....