BMKG Deteksi 98 Titik Panas di Aceh, Nagan Raya Paling Banyak

  • 30 Mei 2026 12:09 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi sebanyak 98 titik panas (hotspot) tersebar di sejumlah wilayah Provinsi Aceh berdasarkan hasil pemantauan satelit selama periode 30 Mei 2026 pukul 00.00 hingga 23.00 WIB.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Dedi Ardana, dalam laporannya yang diterima RRI menyebutkan, puluhan titik panas tersebut terpantau melalui Sensor MODIS pada Satelit Terra, Aqua, Suomi NPP, serta NOAA20/VIIRS.

Berdasarkan data BMKG, titik panas tersebar di sejumlah kabupaten dan kota, antara lain Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Timur, Aceh Utara, Gayo Lues, Kota Lhokseumawe, Kota Subulussalam, Nagan Raya, dan Pidie.

"Wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak terpantau berada di Kabupaten Nagan Raya, khususnya Kecamatan Darul Makmur yang mencatat puluhan hotspot dengan tingkat kepercayaan sedang hingga tinggi," katanya.

Selain itu, sambung Dedi, sejumlah titik panas juga terdeteksi di Kecamatan Trumon dan Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan, serta beberapa kecamatan di Kota Subulussalam.

Di Kabupaten Aceh Barat, hotspot terpantau di Kecamatan Bubon, Meureubo, Pante Ceureumen, Sungai Mas, dan Woyla Barat. Sementara di Aceh Utara, titik panas terkonsentrasi di Kecamatan Sawang dan Langkahan.

BMKG menjelaskan tingkat kepercayaan hotspot yang terdeteksi berada pada kisaran 7 hingga 9, yang mengindikasikan potensi adanya aktivitas pembakaran lahan atau kebakaran hutan di sejumlah lokasi.

Seiring meningkatnya jumlah titik panas di Aceh, BMKG mengimbau masyarakat dan pihak terkait untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah yang memiliki konsentrasi hotspot tinggi. Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan guna mencegah meluasnya kebakaran yang dapat berdampak terhadap lingkungan dan kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....