Idul Adha Jadi Momentum Membangun Kepedulian Sosial Umat
- 25 Mei 2026 01:34 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Ar-Raniry, Syamsul Idul Adha, S.E., M.E, mengatakan Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ritual tahunan, tetapi juga momentum membangun kepedulian sosial dan keadilan ekonomi di tengah masyarakat.
Dalam Dialog Kajian Islami Jumat, 15 Mei 2026 bertema “Idul Adha dan Spirit Pengorbanan: Dari Ibadah Menuju Kepedulian Umat”, ia menjelaskan ibadah kurban memiliki dua dimensi penting, yakni hubungan vertikal kepada Allah dan hubungan sosial antar sesama manusia.
Menurutnya, kurban merupakan bentuk “taqarrub ilallah” atau upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT. Namun di sisi lain, pelaksanaan kurban juga melahirkan dampak sosial dan ekonomi yang besar bagi masyarakat.
| Baca juga: Kemenag Bireuen Sembelih 86 Hewan Kurban |
“Ketika kita berbicara tentang kurban, satu sisi kita berbicara tentang hubungan transendental kepada Allah, tetapi di sisi lain kurban juga memiliki implikasi sosial, ekonomi dan hubungan kemasyarakatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, spirit pengorbanan yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS mengajarkan kepatuhan total kepada perintah Allah SWT sekaligus menanamkan nilai empati dan solidaritas sosial.
Syamsul menjelaskan distribusi daging kurban menjadi gambaran penting tentang konsep keadilan sosial dalam Islam. Menurutnya, setiap lapisan masyarakat harus merasakan manfaat kurban secara merata.
“Prinsip distribusi yang adil dalam kurban harus menjadi semangat dalam seluruh aktivitas ekonomi umat sepanjang tahun,” katanya.
Ia menilai kurban juga memiliki dampak psikososial yang besar karena memperkuat kohesi sosial di tengah masyarakat modern yang cenderung individualistik.
Dalam kesempatan itu, Syamsul mengajak masyarakat Aceh menjadikan Idul Adha sebagai gerakan sosial berkelanjutan dengan menjaga budaya gotong royong dan kepedulian terhadap sesama.
“Syariat dan adat di Aceh adalah satu kesatuan. Kurban menjadi bagian dari identitas masyarakat Aceh yang harus terus dijaga,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....