Strategi BPBA Tekan Dampak Asap Karhutla Demi Lindungi Kesehatan Masyarakat

  • 28 Apr 2026 08:03 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyiapkan sejumlah strategi untuk meminimalisir dampak asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Upaya ini dilakukan guna melindungi kesehatan masyarakat di wilayah terdampak.

Analis Kebencanaan Ahli Madya Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Fazli mengatakan, kebakaran hutan dan lahan diketahui menghasilkan asap tebal yang berpotensi membahayakan. Kondisi ini dapat berdampak langsung terhadap sistem pernapasan warga.

“BPBA mengimbau masyarakat yang berada di daerah terdampak untuk menggunakan masker. Langkah ini dinilai efektif dalam mengurangi paparan asap yang terhirup.” Ujarnya saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif bersama RRI, Senin 27 April 2026.

Selain itu menurut Fazli, masyarakat juga diminta untuk membatasi aktivitas di luar rumah. Imbauan ini bertujuan untuk mengurangi risiko terpapar asap secara langsung.

Warga disarankan untuk lebih banyak berada di dalam ruangan selama kondisi asap masih tinggi. Hal ini penting untuk menjaga kesehatan, terutama bagi kelompok rentan.

BPBA menilai paparan asap dalam jangka panjang dapat memperburuk kondisi kesehatan masyarakat. Gangguan pernapasan menjadi salah satu dampak utama yang perlu diwaspadai.

Oleh karena itu, langkah pencegahan harus segera dilakukan sejak awal kejadian kebakaran. Respons cepat dinilai penting untuk menekan dampak yang lebih luas.

BPBA juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya asap. Edukasi ini diharapkan meningkatkan kesadaran warga dalam melindungi diri.

Strategi ini menjadi bagian dari upaya penanganan darurat saat terjadi karhutla. Koordinasi dengan berbagai pihak juga terus dilakukan untuk memperkuat penanganan.

Dengan demikian, penggunaan masker dan pembatasan aktivitas menjadi langkah utama dalam mengurangi dampak asap. BPBA menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kesehatan selama karhutla.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....