Transformasi Pendekatan Disabilitas: Dari Belas Kasihan menuju Pemberdayaan
- 21 Apr 2026 06:57 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh — Ketua Unit Layanan Disabilitas PSGA UIN Ar-Raniry, Hari Santoso, menegaskan pentingnya perubahan paradigma dalam memperlakukan penyandang disabilitas, dari pendekatan berbasis belas kasihan (charity) menuju pemberdayaan (empowerment).
Dalam Dialog Disabilitas RRI, Minggu 19 April 2026, Hari menyebutkan bahwa meningkatnya komunitas ramah disabilitas menunjukkan kesadaran masyarakat yang semakin baik. Namun, ia menekankan bahwa penyandang disabilitas tidak boleh lagi dipandang sebagai objek, melainkan sebagai subjek pembangunan.
“Semangat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas adalah perubahan dari charity ke empowerment. Artinya, tidak hanya kasihan, tapi bagaimana mereka menjadi mandiri dan percaya diri,” ujarnya.
Menurutnya, pendekatan charity yang berlebihan justru dapat menghambat kemandirian penyandang disabilitas. Jika terus diposisikan sebagai penerima bantuan, mereka cenderung bergantung pada orang lain dan kehilangan inisiatif.
Ia mencontohkan, dalam pendidikan, penerimaan terhadap siswa disabilitas harus disertai pembinaan keterampilan hidup. “Tidak cukup hanya menerima, tapi juga harus diajarkan agar mereka mampu bertahan dan berkembang di masa depan,” katanya.
Hari juga menyoroti pentingnya perubahan cara pandang masyarakat, termasuk penggunaan istilah yang lebih manusiawi sesuai regulasi. Ia mengingatkan agar istilah lama yang berkonotasi negatif tidak lagi digunakan karena dapat menurunkan kepercayaan diri penyandang disabilitas.
Selain itu, ia menegaskan bahwa pemberdayaan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi lintas sektor, mulai dari dinas sosial, pendidikan, kesehatan hingga tenaga kerja, untuk memastikan akses pendidikan dan kesempatan kerja yang setara.
“Kalau hanya kasihan, tidak ada perubahan. Tapi kalau diberdayakan, mereka bisa menjadi individu yang mandiri bahkan berkontribusi bagi masyarakat,” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....