90 Ribu Hektar Lahan Konservasi jadi Solusi untuk Atasi Konflik Gajah di Aceh

  • 30 Mar 2026 23:13 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Upaya mengurangi interaksi negatif antara manusia dan gajah terus dilakukan melalui pendekatan yang saling menguntungkan. Communication and Education Manager WWF Indonesia, Diah R. Sulistiowati, menyebut penyediaan kawasan seluas sekitar 90 ribu hektare menjadi salah satu solusi utama.

Dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Sabtu 28 Maret 2026, Diah menjelaskan kawasan tersebut dirancang sebagai habitat aman bagi gajah untuk mencari makan, berkembang biak, dan menjaga stabilitas populasi.

“Tujuannya agar gajah memiliki ruang yang cukup, sementara masyarakat juga tetap aman dari gangguan satwa,” ujarnya.

Menurutnya, pendekatan ini diharapkan menjadi solusi “win-win” antara kebutuhan konservasi dan kepentingan masyarakat. Dengan adanya kawasan khusus, gajah diharapkan tidak lagi masuk ke permukiman atau lahan warga.

Namun, ia menekankan pentingnya komitmen masyarakat untuk tidak membuka lahan baru di sekitar kawasan tersebut. Hal ini dinilai krusial agar habitat gajah tetap terjaga dan tidak kembali memicu konflik.

Diah juga menyoroti penggunaan pagar listrik oleh warga untuk melindungi kebun yang justru berisiko membahayakan. Ia menyebut penggunaan arus listrik yang tidak sesuai standar dapat menyebabkan kematian gajah bahkan membahayakan manusia.

“Risiko tidak hanya bagi gajah, tetapi juga bagi masyarakat, termasuk anak-anak yang tidak mengetahui adanya aliran listrik tersebut,” katanya.

Sebagai langkah lanjutan, WWF bersama pemerintah, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), dan Kementerian Kehutanan tengah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penanganan konflik satwa yang lebih aman.

Upaya tersebut termasuk mengarahkan pergerakan gajah agar tetap berada dalam kawasan konservasi yang telah disiapkan.

Diah menegaskan, keberhasilan program ini bergantung pada keseimbangan antara perlindungan satwa dan kebutuhan masyarakat. “Harus ada komitmen bersama agar manusia dan gajah bisa hidup berdampingan secara aman,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....