Program Tamasya Dorong Standar Pengasuhan Anak
- 17 Mar 2026 06:05 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Pemerintah melalui program Tamasya atau Taman Asuh Sayang Anak mendorong peningkatan kualitas pengasuhan anak di tempat penitipan agar lebih aman, edukatif, dan ramah anak.
Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana DP3A P2KB Kota Banda Aceh, Intan Indriani, menjelaskan Tamasya merupakan program dari Kementerian Kependudukan dan Keluarga Berencana yang menyediakan layanan pengasuhan anak usia 0 hingga 72 bulan.
Menurutnya, program ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat penitipan anak, tetapi juga memberikan pendidikan pengasuhan, pemantauan tumbuh kembang anak, serta pendampingan bagi orang tua dan pengasuh.
| Baca juga: Sucofindo Buka Kantor Pemasaran di Aceh |
“Tamasya bertujuan meningkatkan jumlah dan kualitas tempat penitipan anak. Anak tidak hanya dititipkan, tetapi juga mendapatkan pengasuhan yang tepat pada masa emas perkembangannya,” kata Intan dalam Dialog RRI Perempuan dan Anak Senin 16 Maret 2026.
Ia menjelaskan, melalui program tersebut setiap tempat penitipan anak didorong memiliki standar pengasuhan yang jelas, termasuk peningkatan kapasitas pengasuh, pemantauan perkembangan anak, dan keterlibatan orang tua.
Di Kota Banda Aceh, DP3A P2KB bersama penyuluh keluarga berencana telah melakukan sosialisasi kepada sejumlah tempat penitipan anak di berbagai kecamatan. Hal ini dilakukan untuk mendorong lebih banyak lembaga penitipan anak bergabung dalam program Tamasya.
Selain itu, pemerintah juga memperkenalkan aplikasi Tamasya yang memungkinkan pengasuh dan orang tua memantau perkembangan anak secara langsung. Melalui aplikasi tersebut, orang tua dapat mengetahui perkembangan tinggi badan, berat badan, hingga tahapan perkembangan anak.
Program ini juga dinilai berkontribusi pada upaya pencegahan stunting karena pertumbuhan dan perkembangan anak dipantau secara berkala.
Intan menambahkan, pemerintah juga memberikan pelatihan rutin bagi pengasuh melalui kelas daring setiap pekan. Pengasuh yang mengikuti pelatihan tersebut ditargetkan memperoleh sertifikasi agar kualitas pengasuhan lebih terstandar.
Ia berharap semakin banyak tempat penitipan anak di Banda Aceh yang terintegrasi dengan program Tamasya sehingga orang tua memiliki pilihan tempat pengasuhan yang aman dan berkualitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....