PKK Aceh Besar Dorong Akselerasi Program Pembangunan Keluarga

  • 26 Feb 2026 21:18 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Aceh Besar - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Aceh Besar, Rita Mayasari mengikuti Zoom Meeting bersama TP-PKK Pusat, PKK Provinsi, serta BKKBN di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Kamis (26/2/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua I PKK Aceh Besar Nurul Fazli, Sekretaris PKK Aceh Besar Sri Wahyuna, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh Besar Nurbaiti, serta para ketua pokja dan pengurus PKK Aceh Besar lainnya. Zoom meeting ini merupakan bagian dari upaya sinkronisasi program prioritas pembangunan keluarga yang diikuti seluruh kabupaten/kota di Indonesia, guna memperkuat peran PKK dalam pembangunan berbasis keluarga.

Ketua Umum TP - PKK Pusat melalui Staf Ahli Bidang Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga, Yane Ardian Bima Arya, menekankan pentingnya percepatan dan optimalisasi, pelaksanaan program prioritas pembangunan keluarga di daerah. Ia menyampaikan bahwa program-program tersebut dapat diintegrasikan melalui berbagai inovasi, seperti Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Lansia Berdaya (SIDAYA), hingga program pemberdayaan ekonomi keluarga.

“PKK kabupaten/kota diharapkan mampu mengakselerasi program prioritas dengan pendekatan kolaboratif dan inovatif, sehingga dampaknya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Program prioritas pembangunan keluarga harus berbasis kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar program seremonial. Intervensi yang tepat akan menghasilkan keluarga yang tangguh dan mandiri. Ketahanan keluarga adalah pilar utama dalam menciptakan sumber daya manusia unggul. Jika keluarga kuat, maka daerah dan bangsa juga akan kuat,” katanya.

Sementara itu Rita Mayasari menyampaika, bahwa saat ini TP - PKK Aceh Besar tengah memfokuskan perhatian pada sejumlah program prioritas. Ia menegaskan, penanganan stunting serta peningkatan kualitas kesehatan keluarga menjadi fokus utama dalam pelaksanaan program tersebut.

“Kami terus mendorong penurunan angka stunting melalui penyaluran makanan tambahan bagi anak asuh, serta memperkuat kolaborasi dengan puskesmas dan kader gampong dalam edukasi gizi kepada masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga fokus pada Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) guna melindungi anak dari dampak negatif teknologi, termasuk pencegahan kekerasan dan perkawinan usia dini. Di sektor ekonomi dan ketahanan pangan, PKK Aceh Besar mendorong pemanfaatan pekarangan rumah serta penguatan UMKM melalui berbagai kegiatan produktif, seperti festival kuliner dan bantuan usaha.

Adapun dalam bidang sosial dan pendidikan, PKK Aceh Besar juga telah meluncurkan program Sekolah Lansia guna menciptakan lansia yang sehat, aktif, dan mandiri. Selain itu, bantuan mobilitas berupa motor roda tiga turut disalurkan bagi penyandang disabilitas sebagai bentuk kepedulian sosial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....