Kebakaran Lahan Gambut Aceh Barat Pemicu Titik Panas

  • 27 Jan 2026 20:38 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut wilayah Aceh Barat menjadi daerah paling rawan dan penyumbang terbesar titik panas (hotspot) di Aceh dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dipengaruhi karakteristik lahan serta cuaca panas dan kering yang melanda wilayah tersebut.

Koordinator Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Anang Arianto, mengatakan Aceh Barat mendapat perhatian khusus karena sebagian besar wilayahnya didominasi lahan gambut yang sangat rentan terbakar saat cuaca terik.

“Karakteristik lahannya banyak berupa gambut. Ketika cuaca panas seperti sekarang, gambut menjadi sangat kering dan mudah sekali terbakar,” ujar Anang dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Selasa (27/1/2026).

BMKG mencatat, saat ini terdapat puluhan titik panas di Aceh Barat. Dari hasil pemantauan satelit, beberapa titik panas tersebut memiliki tingkat kepercayaan tinggi atau berwarna merah, yang mengindikasikan kemungkinan besar telah terjadi kebakaran, bukan sekadar panas permukaan.

Anang menjelaskan, faktor cuaca menjadi pemicu utama meningkatnya titik panas, seperti suhu udara yang tinggi, kelembapan rendah, serta hembusan angin yang dapat mempercepat penyebaran api di lapangan.

Namun demikian, BMKG juga menilai aktivitas manusia turut berperan sebagai pemicu awal kebakaran. Salah satu pola yang kerap terpantau adalah pembukaan lahan perkebunan dengan cara membakar.

“Kebiasaan membersihkan lahan dengan membakar memang dianggap cepat dan murah. Tetapi dalam kondisi atmosfer kering seperti sekarang, api kecil bisa dengan cepat meluas dan sulit dikendalikan,” jelasnya.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah bergambut seperti Aceh Barat, guna mencegah dampak yang lebih luas terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....