BMKG: Titik Panas Aceh Naik Signifikan
- 27 Jan 2026 20:03 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut wilayah Aceh saat ini tengah memasuki fase peralihan atau transisi musim. Namun, kondisi berbeda terjadi di wilayah Pantai Barat dan Selatan Aceh yang mengalami penurunan curah hujan secara signifikan.
Koordinator Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Anang Arianto, mengatakan minimnya curah hujan menyebabkan tutupan awan semakin menipis sehingga sinar matahari langsung mencapai permukaan bumi dan membuat suhu udara terasa sangat terik.
“Secara umum Aceh berada pada fase transisi. Tetapi khusus Pantai Barat dan Selatan, curah hujan sudah sangat berkurang dan awan menipis, sehingga suhu terasa lebih panas,” ujar Anang dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Selasa (27/1/2026).
Selain peningkatan suhu, BMKG juga mencatat lonjakan signifikan jumlah titik panas atau hotspot di Aceh. Berdasarkan pemantauan satelit, jumlah titik panas meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir.
“Jika pada 21 Januari kami mendeteksi sekitar 32 titik panas, hari ini jumlahnya sudah mencapai ratusan titik yang tersebar di seluruh Aceh,” jelasnya.
Anang menyebutkan, konsentrasi titik panas terbanyak terpantau berada di wilayah Aceh Barat, seiring dengan kondisi cuaca kering dan minim hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
BMKG terus memantau perkembangan kondisi atmosfer dan titik panas di Aceh, serta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan dan hutan akibat cuaca panas dan kering.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....