BMKG: 62 Titik Api Terdeteksi di Aceh
- 23 Jan 2026 17:14 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh melaporkan terpantau 62 titik panas (hotspot) di wilayah Provinsi Aceh pada Jumat (23/1/2026). Data tersebut merupakan hasil pantauan satelit periode pukul 00.00 WIB hingga 16.00 WIB, yang diterima RRI Banda Aceh dari Kepala BMKG Aceh, Nasrol Adil .
Nasrol menjelaskan, titik panas terdeteksi melalui penginderaan jauh menggunakan sensor MODIS pada satelit Terra dan Aqua, serta VIIRS pada satelit Suomi NPP dan NOAA-20. Pantauan ini menjadi indikator awal potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), meski tidak seluruh hotspot dapat dipastikan sebagai kebakaran aktif.
"Berdasarkan sebaran data, titik panas terpantau di sejumlah kabupaten/kota, antara lain Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tengah, Gayo Lues, Kota Lhokseumawe, Kota Subulussalam, dan Nagan Raya. Tingkat kepercayaan hotspot bervariasi, dengan mayoritas berada pada kategori menengah hingga tinggi," katanya.
/qkizedn0f30wp3j.png)
adan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh melaporkan terpantau 62 titik panas (hotspot) di wilayah Provinsi Aceh pada Jumat (23/1/2026). (Foto: BMKG)
BMKG Aceh mengimbau pemerintah daerah, aparat terkait, serta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah dengan konsentrasi titik panas yang relatif tinggi. Langkah pencegahan dini dinilai penting guna menekan risiko karhutla yang dapat berdampak pada kualitas udara dan kesehatan masyarakat.
Selain itu, Nasrol mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan secara terbuka, terutama pada periode cuaca kering yang berpotensi mempercepat penyebaran api. Koordinasi lintas sektor juga diharapkan terus diperkuat untuk pemantauan dan penanganan cepat di lapangan.
BMKG Aceh menegaskan pemantauan hotspot akan terus dilakukan secara berkala dan hasilnya disampaikan kepada pemangku kepentingan sebagai bahan mitigasi dan pengambilan keputusan. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran di wilayah masing-masing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....