Jumlah Korban Meninggal Banjir Aceh Bertambah 391 Jiwa

  • 09 Des 2025 23:01 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN Banda Aceh: Pemerintah Aceh merilis laporan terbaru penanganan bencana hidrometeorologi yang terjadi di 18 kabupaten/kota. Data per 9 Desember 2025 pukul 19.20 WIB menunjukkan dampak bencana semakin meluas dengan total 1.926.948 jiwa terdampak.

Laporan yang dihimpun Posko Terpadu Pemerintah Aceh mencatat, bencana banjir dan longsor telah mempengaruhi 225 kecamatan dan 3.658 gampong. Jumlah rumah tangga terdampak tercatat mencapai 483.760 KK.

Korban dan Dampak Kesehatan

Sebanyak 3.789 orang mengalami luka ringan, 479 orang luka berat, 391 orang meninggal dunia, dan 31 orang dilaporkan masih hilang. Pemerintah terus melakukan pencarian dan evakuasi di berbagai wilayah yang aksesnya sempat terputus.

Data terbaru menunjukkan terdapat 2.365 titik pengungsian yang menampung 831.124 jiwa. Posko-posko diperkuat untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, layanan kesehatan, hingga obat-obatan.

Distribusi dilakukan melalui jalur darat, laut, dan udara, terutama ke daerah yang masih terisolasi.

Sebelumnya, Kepala BNPB Suharyanto dalam rapat terbatas terkait dengan penaggulangan bencana alam Sumatera yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Pangkalan Udara Lanud Sultan Iskandar Muda Aceh Minggu (7/12/2025) juga menyampaikan bahwa masih terdapat dua kabupaten di Aceh yang berada dalam kondisi paling berat karena terisolir dan sulit dijangkau.

“Di Aceh, dua kabupaten yang masih cukup berat adalah Bener Meriah dan Aceh Tengah, Pak Presiden. Karena gampong atau kelurahan yang terdampak itu masih ratusan,” jelasnya dalam rapat terbatas yang turut disiarkan live di RRI Banda Aceh.

Suharyanto menyebutkan, di Bener Meriah ada 232 desa atau gampong terdampak sementara di Aceh Tengah: 295 desa di 14 kecamatan terdampak.

Sementara itu, wilayah lain seperti Aceh Tamiang yang sebelumnya belum dapat dimasuki tim darat, kini mulai dapat dijangkau meskipun jumlah gampong terdampak masih tinggi, mencapai 216 gampong.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....