Peringatan Dini Cuaca Aceh, Aceh Tenggara Berpotensi Diguyur Hujan Lebat

  • 26 Jul 2026 15:02 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Aceh yang berlaku pada 26 hingga 28 Juli 2026. Masyarakat diimbau mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang di sejumlah daerah.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Miftahul Jannah, dalam laporannya yang diterima RRI, Minggu 26 Juli 2026, menyampaikan kondisi cuaca tersebut dipengaruhi oleh aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby, adanya daerah belokan angin (shearline) dan konvergensi yang mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Aceh.

Selain itu, suhu muka laut yang hangat di perairan barat dan selatan Sumatera turut meningkatkan penguapan sehingga menambah kandungan uap air di atmosfer. Kondisi tersebut berkontribusi terhadap terbentuknya awan hujan di sejumlah wilayah.

"Berdasarkan prakiraan BMKG, pada 26 Juli 2026, wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang adalah Kabupaten Aceh Tenggara," katany.

Sementara itu, pada 27 Juli 2026, BMKG tidak mengeluarkan peringatan dini cuaca atau nihil potensi cuaca ekstrem di wilayah Aceh.

Adapun pada 28 Juli 2026, potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang diprakirakan terjadi di Kabupaten Aceh Tenggara dan Kabupaten Bireuen.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap hujan yang berpotensi turun dengan intensitas sedang hingga lebat, terutama pada sore hingga malam hari. Kondisi tersebut dipicu oleh pemanasan yang cukup intens pada siang hari sehingga meningkatkan peluang terbentuknya awan konvektif.

Miftahul Jannah juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, khususnya ketika berkendara dalam kondisi cuaca buruk. "Warga yang berada di daerah rawan diminta mewaspadai potensi angin kencang, banjir, dan tanah longsor," imbaunya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....