Ramadan: Waktu untuk Refleksi dan Pembaharuan Diri
- 03 Mar 2026 20:20 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Bulan suci Ramadan menjadi momentum istimewa bagi umat Muslim untuk melakukan refleksi diri dan memperbaiki kualitas spiritual maupun social. Hal ini disampaikan Tgk. H Muhibban HM Hajat selaku MPU Kota Banda Aceh dalam dialog bersama Pro4 RRI Banda Aceh, pada Senin, 2 Maret 2026.
Ia menyampaikan bahwa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi sarana introspeksi diri atas perjalanan hidup selama setahun terakhir. “Ramadan mengajarkan kita untuk lebih jujur pada diri sendiri, mengevaluasi kesalahan, serta memperbaiki hubungan dengan Allah dan sesama manusia,” ujarnya.
Menurutnya, nilai utama Ramadan terletak pada kemampuan mengendalikan hawa nafsu dan meningkatkan empati sosial. Ia menekankan pentingnya memperbanyak ibadah seperti salat tarawih, membaca Al-Qur’an, serta memperkuat kepedulian melalui sedekah dan berbagi kepada sesama.
“Di bulan ini, setiap amal kebaikan dilipatgandakan. Maka ini kesempatan emas untuk membangun kebiasaan baik yang bisa terus dilanjutkan setelah Ramadan berakhir,” tambahnya.
Dalam konteks kehidupan masyarakat di Banda Aceh, ia juga menyoroti tradisi kebersamaan yang semakin terasa selama Ramadan, mulai dari kegiatan berbuka puasa bersama hingga meningkatnya aktivitas keagamaan di masjid-masjid.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum pembaharuan diri yang berkelanjutan. “Jangan sampai perubahan hanya terjadi sebulan. Jadikan Ramadan sebagai awal transformasi menuju pribadi yang lebih baik sepanjang tahun,” pungkasnya.
Dengan semangat refleksi dan pembaharuan diri, Ramadan diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi benar-benar menghadirkan perubahan nyata dalam kehidupan pribadi dan sosial masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....