Jangan Sampai Salah! Begini Lafal Niat Puasa Ramadan

  • 02 Mar 2026 03:59 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim yang memenuhi syarat. Dalam menjalankan ibadah ini, niat menjadi hal yang sangat penting karena menentukan sah atau tidaknya puasa seseorang.

Tanpa niat, puasa tidak dianggap sebagai ibadah meskipun seseorang mampu menahan lapar dan dahaga seharian. Karena itu, umat Islam diwajibkan memasang niat sebelum melaksanakan puasa Ramadhan.

Dikutip dari NU Online, terdapat beberapa redaksi atau lafaz niat puasa Ramadhan yang dijelaskan dalam berbagai kitab fikih. Perbedaan bacaan tersebut tidak mengubah makna, yakni berniat menjalankan puasa Ramadhan karena Allah SWT.

Salah satu lafaz yang umum dibaca adalah “Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i fardhi syahri Ramadhāna hādzihis sanati lillāhi ta‘ālā,” yang artinya, “Aku berniat puasa esok hari untuk menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah ta’ala.”

Selain itu, ada juga bacaan yang lebih singkat seperti “Nawaitu shauma Ramadhāna,” yang berarti, “Aku berniat puasa bulan Ramadhan.” Semua bacaan tersebut tetap sah selama memenuhi unsur niat untuk menjalankan kewajiban puasa.

Dalam mazhab Syafi’i, niat puasa wajib dilakukan pada malam hari sebelum terbit fajar. Hal ini berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa siapa yang tidak berniat sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya.

Karena itu, umat Islam diimbau memastikan telah berniat setiap malam selama bulan Ramadhan. Dengan niat yang benar, puasa yang dijalankan menjadi sah dan bernilai ibadah di sisi Allah SWT.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....