Semangat Ramadan Jadi Tanda Awal menuju Derajat Muttaqin

  • 28 Feb 2026 20:30 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh — Pelaksana Harian Kepala UPTD Pengelolaan Masjid Raya, Tgk. Iskandar, menyebut derajat muttaqin dalam Islam memiliki tingkatan yang berbeda-beda, mulai dari muslim, mukmin, hingga muhsin dan mukhlis.

Hal itu disampaikannya dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Sabtu 21 Februari 2026. Menurutnya, pencapaian tingkat muttaqin tidak serta-merta diraih secara sempurna, melainkan melalui proses peningkatan kualitas iman dan amal.

“Ketika kita menyebut muttaqin, itu berbeda-beda tingkatannya. Ada yang masih pada tingkat muslim, ada yang sudah mukmin, bahkan ada yang sudah muhsin atau mukhlis. Pada tingkatan itu tentu lebih sempurna,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tanda-tanda seseorang mulai menuju derajat muttaqin dapat terlihat dari perubahan sikap dan semangatnya dalam menyambut Ramadan. Misalnya, meningkatnya antusiasme ke masjid, memperbanyak kegiatan ibadah, hingga saling memaafkan sebelum memasuki bulan suci.

“Semangat datangnya Ramadan, memperbanyak ibadah, tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk meraih pahala, itu sudah tanda-tanda menuju muttaqin,” katanya.

Menurut Tgk. Iskandar, perubahan nyata sebelum dan sesudah menjalani ibadah puasa menjadi indikator penting. Jika seseorang menunjukkan perbaikan akhlak dan peningkatan kualitas ibadah, hal tersebut menandakan ia sedang menaiki “anak tangga” dari tingkat muslim menuju mukmin.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa untuk mencapai derajat tersebut diperlukan ilmu dan upaya sungguh-sungguh, terutama dalam membersihkan hati dari unsur kemusyrikan serta menanamkan sifat-sifat terpuji dalam diri.

“Kalau tidak memiliki ilmu, tentu sulit membedakan mana sifat yang baik dan mana yang harus ditinggalkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, peningkatan derajat spiritual tidak hanya diukur dari ibadah lahiriah, tetapi juga dari kemampuan seseorang membersihkan batin dan memperbaiki akhlak.

Tgk. Iskandar berharap momentum Ramadan dapat dimanfaatkan umat Islam untuk memperbaiki diri secara menyeluruh, sehingga secara bertahap mampu mencapai derajat hamba yang bertakwa sebagaimana yang diharapkan dalam Al-Qur'an.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....