Sejarah Baru tentang Piala Dunia 2026, Digelar di Tiga Negara Sekaligus
- 27 Apr 2026 15:27 WIB
- Banda Aceh
Poin Utama
- Sejarah Baru! Piala Dunia 2026 Digelar di Tiga Negara Sekaligus
- Piala Dunia 2026 akan diikuti oleh 48 tim
- diprediksi akan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah dari sisi jumlah penonton stadion dan pendapatan hak siar.
RRI.CO.ID, Banda Aceh — Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) secara resmi mengonfirmasi bahwa Piala Dunia FIFA 2026 akan mencatat sejarah baru sebagai edisi pertama yang diselenggarakan di tiga negara sekaligus: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Langkah revolusioner ini tidak hanya sekadar perpindahan lokasi, tetapi juga merupakan transformasi format terbesar sejak turnamen ini pertama kali digulirkan pada tahun 1930.
Ekspansi Peserta dan Jangkauan Global
Berbeda dengan edisi sebelumnya, Piala Dunia 2026 akan diikuti oleh 48 tim, meningkat signifikan dari format 32 tim yang telah bertahan selama puluhan tahun. Penambahan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi negara-negara berkembang untuk berkompetisi di panggung tertinggi.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, dalam keterangannya menekankan pentingnya inklusivitas dalam turnamen kali ini.
"Ini adalah tentang membuat sepak bola benar-benar global. Dengan tiga negara tuan rumah dan 48 tim, kita tidak hanya merayakan olahraga, tetapi juga persatuan antarbenua. Amerika Utara akan menjadi pusat perhatian dunia," ujar Infantino.
Kolaborasi Strategis dan Infrastruktur
Konsep tuan rumah bersama (co-hosting) ini dinilai sebagai solusi efisiensi infrastruktur. Dengan membagi beban penyelenggaraan, ketiga negara dapat memanfaatkan stadion-stadion megah yang sudah ada tanpa harus membangun fasilitas baru dari nol yang berisiko menjadi "proyek mubazir" pasca-turnamen.
Amerika Serikat: Akan menyelenggarakan mayoritas pertandingan, termasuk babak perempat final hingga final.
Meksiko: Kembali mengukir sejarah sebagai negara pertama yang menjadi tuan rumah Piala Dunia sebanyak tiga kali (1970, 1986, dan 2026).
Kanada: Menjadi debut pertama mereka sebagai tuan rumah turnamen pria senior setelah sukses menyelenggarakan Piala Dunia Wanita pada 2015.
Simbol Persatuan Internasional
Di tengah dinamika geopolitik global, FIFA memproyeksikan turnamen ini sebagai simbol perdamaian. Perwakilan dari komite penyelenggara gabungan menyatakan bahwa kolaborasi lintas batas ini adalah pesan kuat bagi dunia.
"Kami membangun jembatan, bukan dinding. Turnamen ini akan membuktikan bahwa sepak bola memiliki kekuatan unik untuk menyatukan budaya yang berbeda di bawah satu semangat kompetisi yang sehat," tulis pernyataan resmi dari Komite Penyelenggara United 2026.
Proyeksi Dampak Ekonomi
Turnamen ini diprediksi akan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah dari sisi jumlah penonton stadion dan pendapatan hak siar. Dengan cakupan wilayah yang luas—mulai dari Vancouver di Utara hingga Mexico City di Selatan—Piala Dunia 2026 diperkirakan akan menyedot jutaan turis mancanegara.
Para analis olahraga memprediksi perputaran ekonomi selama turnamen berlangsung akan mencapai angka miliaran dolar, memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan UMKM di kota-kota penyelenggara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....