Pengurus PORTINA Aceh Dilantik, Perkuat Pelestarian Olahraga Tradisional

  • 26 Jul 2026 22:00 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Aceh Besar – Pengurus Persatuan Pelestari Olahraga Tradisional Indonesia (PORTINA) Provinsi Aceh periode 2025–2029 resmi dilantik dalam rangkaian Festival Permainan Tradisional Anak Tahun 2026 se-Kabupaten Aceh Besar di Lapangan Sepak Bola Desa Lubok Sukon, Kecamatan Ingin Jaya, Sabtu 25 Juli 2026.

Pelantikan dilakukan oleh Ketua I KORMI Aceh yang juga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Aceh, T. Banta Nuzullah, S.Pd. Dalam kesempatan tersebut, T. Banta Nuzullah menegaskan komitmen KORMI Aceh dalam mengembangkan olahraga tradisional sebagai bagian dari pelestarian budaya daerah.

"Olahraga tradisional adalah bagian dari identitas bangsa. KORMI Aceh berkomitmen terus bersinergi dengan PORTINA dan berbagai pihak agar olahraga tradisional semakin berkembang, menjadi kebanggaan daerah, serta diminati oleh generasi muda," ujarnya.

Berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Nasional PORTINA, kepengurusan PORTINA Aceh dipimpin oleh Ketua Umum Piet Rusdi, S.Sos, didampingi Ketua I Drs. Suherman dan Ketua II Mardani, S.Sos., M.M.. Jabatan Sekretaris Umum diamanahkan kepada Essi Hermaliza, S.Pd., M.Pd, Wakil Sekretaris Hasbullah, S.S, Bendahara Umum Rizal Fahmi, SE., Ak, serta Wakil Bendahara Nur Irsyakdhin, ST.

Selain pengurus harian, kepengurusan juga diperkuat oleh sejumlah bidang dan komisi, yakni Bidang Organisasi dan Pengembangan yang diketuai Muhammad, S.Pd, Bidang Penelitian dan IPTEK dipimpin Ifwandi, S.Pd., M.Pd, Bidang Umum dan Sarana Prasarana diketuai Fahmi, S.Sos, Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) dipimpin M. Ali Rahan, Komisi Pelatih diketuai Ibrahim, S.Pd, Komisi Wasit dipimpin Idris Ihsy, S.Pd, serta Komisi Pertandingan yang diketuai Muhyono, S.Pd. Masing-masing bidang turut diperkuat oleh para anggota yang berasal dari berbagai unsur pegiat olahraga tradisional di Aceh.

Pelantikan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi dalam mengembangkan olahraga tradisional sebagai bagian dari pelestarian budaya sekaligus mendorong masyarakat untuk tetap aktif melalui aktivitas olahraga berbasis kearifan lokal.

Sementara itu, Ketua Umum PORTINA Aceh Piet Rusdi, S.Sos mengatakan kepengurusan yang baru akan segera menyusun berbagai program pembinaan dan pelestarian olahraga tradisional di seluruh kabupaten dan kota di Aceh.

"PORTINA akan menjadi rumah bersama bagi seluruh pegiat olahraga tradisional. Kami ingin membangun pembinaan yang berkelanjutan agar permainan dan olahraga tradisional tetap diwariskan kepada generasi muda," katanya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga warisan budaya melalui olahraga tradisional.

"Pelestarian budaya tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan dukungan pemerintah, dunia pendidikan, komunitas, dan masyarakat agar olahraga tradisional terus berkembang dan menjadi kebanggaan Aceh," tutup Piet Rusdi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....