Fajar/Fikri Bidik Gelar Juara di Istora
- 23 Jan 2026 15:59 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Jakarta – Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menargetkan gelar juara di ajang Daihatsu Indonesia Masters 2026 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta. Dukungan sebagai tuan rumah menjadi motivasi tambahan bagi pasangan peringkat empat dunia tersebut untuk mengakhiri puasa gelar di kandang sendiri.
Fajar/Fikri datang dengan kepercayaan diri tinggi usai mencatat hasil positif dalam sejumlah turnamen internasional. Dua pekan lalu di Malaysia Open 2026, pasangan ini sukses mengalahkan wakil Chinese Taipei, Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh, meski harus melalui pertandingan ketat dengan skor 21-19, 21-19.
“Kami sudah sering bertemu mereka, terakhir dua minggu lalu di Malaysia Open. Tidak mudah memang melawan mereka yang memiliki speed dan power luar biasa. Kami terus mempelajari permainan mereka karena di Malaysia pertemuan kami cukup sengit,” ujar Fajar.
Sejak dipasangkan pada pertengahan tahun lalu, Fajar/Fikri telah menunjukkan performa konsisten. Mereka berhasil meraih satu gelar juara di China Open serta menjadi runner up di Korea Open, Denmark Open, French Open, dan Australian Open 2025.
Fajar mengungkapkan, target juara selalu menjadi fokus utama di setiap turnamen yang diikuti, termasuk Indonesia Masters 2026. PBSI juga memberikan target khusus kepada mereka untuk meraih gelar di hadapan publik sendiri.
“Target pasti ada, bukan hanya di Indonesia Masters, tapi di semua kejuaraan. PBSI juga menargetkan kami untuk bisa juara di sini karena kami tuan rumah. Kami juga sudah lama tidak dapat gelar sejak China Open tahun lalu,” kata Fajar dikutip laman PBSI, Jumat (23/1/2026).
Ia menambahkan, sudah cukup lama dirinya belum merasakan gelar juara di Istora Senayan. Terakhir kali Fajar naik podium tertinggi di Indonesia terjadi pada 2022 saat masih berpasangan dengan M. Rian Ardianto.
“Sekarang saya bersama Fikri ingin menjadi juara di sini. Sudah tiga tahun saya tidak juara di Istora,” imbuhnya.
Terkait penerapan aturan baru Time Clock di Daihatsu Indonesia Masters 2026, Fajar/Fikri menilai kebijakan tersebut tidak terlalu berpengaruh pada permainan ganda putra yang cenderung cepat.
“Permainan ganda putra itu cepat dan jarang reli panjang, jadi tidak terlalu terasa dampaknya. Berbeda mungkin dengan sektor lain yang reli bisa sangat panjang,” kata Fajar.
Bertanding di Istora dengan dukungan suporter yang memadati arena sejak hari pertama, Fajar/Fikri merasa bersyukur karena atmosfer tersebut mampu menambah motivasi mereka dalam upaya meraih gelar juara di turnamen bergengsi ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....