Mesin Baru Yamaha Belum Tunjukkan Performa Maksimal

  • 29 Okt 2025 15:41 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh: Upaya Yamaha untuk meningkatkan performa di ajang MotoGP 2025 dengan mesin baru belum membuahkan hasil memuaskan. Sejak debut di GP Misano pada September lalu, motor YZR-M1 versi V4 yang digunakan tim pabrikan asal Jepang itu masih tertinggal dari para rivalnya, terutama dalam hal kecepatan puncak dan konsistensi di lintasan.

Motor dengan konfigurasi V4 tersebut kembali digunakan oleh pembalap wildcard Augusto Fernandez pada seri MotoGP Malaysia, namun hasilnya belum menunjukkan peningkatan signifikan. Fernandez mengaku mengalami kesulitan besar sepanjang akhir pekan balapan.

“Akhir pekan yang sulit bagi kami. Kami memulai lebih buruk dibandingkan ketika finis di Misano, jadi rasanya kami harus kembali menemukan dasar yang tepat untuk balapan. Hal positifnya, kami setidaknya bisa menyamai hasil sebelumnya,” ujar Fernandez, dikutip dari Crash.Net.

Dari catatan waktu, performa motor anyar Yamaha tampak belum kompetitif. Di Sprint Race, Fernandez terpaut +25,412 detik dari pemenang, sementara di Grand Prix utama jaraknya melebar hingga +47,060 detik. Perbandingan dengan hasil di Misano juga tidak jauh berbeda, dengan selisih +27,893 detik di Sprint dan +61,504 detik di balapan utama.

Jika dibandingkan dengan pembalap Yamaha lain yang masih menggunakan mesin Inline 4, selisih performa motor V4 masih cukup besar. Pembalap Yamaha paling lambat, Alex Rins, hanya terpaut +7,7 detik di Sprint dan +21,9 detik di Grand Prix.

Dari sisi kecepatan puncak (top speed), Yamaha V4 juga belum mampu bersaing. Motor baru tersebut mencatatkan kecepatan tertinggi 329,2 km/jam, jauh di bawah 341,7 km/jam yang diraih Pedro Acosta (KTM).

Sebagai perbandingan, pembalap Yamaha bermesin Inline 4 seperti Fabio Quartararo dan Jack Miller mampu menembus kecepatan 333,3 km/jam hingga 336,4 km/jam.

“Kami mengalami kesulitan di titik yang sama seperti di Misano. Setelah menganalisis semua data akhir pekan bersama tim, kami menemukan bahwa masalah yang muncul ternyata identik,” kata Fernandez menambahkan.

Melihat data dan hasil balapan terakhir, mesin YZR-M1 versi V4 tampaknya masih jauh dari potensi maksimalnya. Yamaha kini dihadapkan pada tantangan besar untuk meningkatkan performa agar bisa kembali bersaing di papan atas MotoGP musim 2025.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....