Bubur Kanji Rumbi Kuliner Tradisi Hadir di Ramadan
- 12 Mar 2025 15:11 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh : Bulan Ramadan menghadirkan suasana berbeda dan Unik. Di Sejumlah Jalan makanan Khas Aceh yang jarang di jumpai di hari biasa menjadi menu berbuka menarik perhatian.
Penganan Khas Aceh saat bulan Ramadan menjadi menu berbuka yang jarang di temui di hari biasa, Salah satunya adalah bubur kanji rumbi. Jajanan khas Aceh dengan aneka rempah ini dapat di temui di sejumlah lokasi penjualan takjil berbuka puasa di Banda Aceh maupun Aceh Besar. Maupun sejumlah Mesjid yang mengadakan buka puasa bersama.
Salah seorang penjual takjil bubur kanji rumbi Ridwan S, yang juga salah satu pemilik rumah makan di kawasan Kecamatan Darul Imarah mengaku bubur kanji memang merupakan salah satu kuliner turun temurun dan sudah jarang di temui di hari biasa, Untuk itu tradisi Aceh ini harus di lestarikan, Dengan terus menyediakannya saat bulan Ramadan. Hal ini juga terkait durasi memasak yang lama dan bumbu bubur kanji yang relatif cukup banyak untuk di lengkapi.
Ridwan mengatakan untuk pembelian, Konsumen yang datang cendrung fluktuatif, Dan hal ini mempengaruhi jumlah bubur kanji yang akan di masak. Dia mengatakan bubur kanji rumba sendiri mempergunakan beras pada bahannya , Yang di masak hingga lembut dengan berbagai rempah,
“ini memang bulan puasa saja kita masak. Di hari biasa jarang. Kalau di kampung masih sering, Karena bahannya cukup banyak ada kayu manis, beras yang di lembutkan dulu juga ada daging ayam”. Lebih kurang dua jam lah mengolahnya ujarnya, Selasa (11/2/2025).
Menurutny selain bubur kanji rumbi, Adapula kanji rumbi sayur yang juga tidak kalah memikat selera dengan ragam sayur dan rempah yang di olah. Sembari melihat kuantitas pembeli. Dirinnya berniat akan melanjutkan penjualan bubur kanji rumba.
“ini kita jual Rp 5000 saja per porsi, dan kita melihat kalau pasarnya baik, kita lanjutkan di hari biasa” katanya.
Di tambahkan di luar bulan Ramadan, Merupakan salah satu peluang untuk menambah pemasukan ekonomi sekaligus mempertahankan kuliner khas nenek moyang itu.
Audio
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....