Kenali Fibrilasi Atrium, Gangguan Irama Jantung Pemicu Stroke

  • 22 Sep 2026 00:05 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Fibrilasi atrium atau AF merupakan gangguan irama jantung yang meningkatkan risiko stroke.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Muhammad Muqsith Sp.JP(K)-FIHA,FAsCC, mengatakan AF sering tidak disadari karena dapat muncul tanpa gejala.

“AF ini sering sekali tanpa keluhan dan sering ketahuan tidak sengaja saat periksa,” kata dr. Muhammad Muqsith dalam Dialog Klinik Angkasa RRI Banda Aceh Sabtu,12 September 2026.

Ia menjelaskan, ciri utama AF adalah denyut jantung yang tidak teratur dan tidak memiliki pola seperti irama jantung normal.

Keluhan yang dapat muncul berupa jantung berdebar, sesak napas, mudah lelah, dan nyeri dada.

Menurutnya, AF terjadi ketika sistem kelistrikan alami jantung mengalami gangguan sehingga denyut jantung menjadi tidak teratur.

Faktor risikonya antara lain usia lanjut, hipertensi, diabetes, gangguan katup jantung, merokok, serta gangguan tidur seperti sleep apnea.

dr. Muqsith mengatakan masyarakat dapat melakukan deteksi awal dengan meraba denyut nadi secara mandiri untuk mengetahui keteraturan irama jantung.

Jika denyut terasa tidak teratur, masyarakat dianjurkan melakukan pemeriksaan lebih lanjut menggunakan elektrokardiogram atau EKG.

Pada AF yang muncul dan menghilang, dokter dapat menggunakan pemeriksaan Holter untuk merekam aktivitas jantung dalam periode tertentu.

Ia menegaskan AF perlu ditangani karena aliran darah yang tidak teratur dapat memicu pembentukan bekuan darah dan meningkatkan risiko stroke.

“Kalau bisa diobati dari awal, jangan sampai stroke. Kalau sudah stroke, fungsi tubuh bisa terganggu,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....