Dokter Ingatkan Perempuan Perhatikan Kesehatan Reproduksi Sejak Remaja
- 21 Sep 2026 06:45 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Dokter spesialis kandungan mengingatkan perempuan menjaga kesehatan reproduksi sejak anak-anak hingga memasuki menopause. Pengetahuan dan pemeriksaan kesehatan diperlukan karena setiap tahap kehidupan memiliki perubahan dan tantangan berbeda.
Prof. Dr. dr. Rajuddin, Sp.OG(K), Subspesialis Fertilitas Endokrinologi Reproduksi, menyampaikan hal tersebut dalam Dialog Klinik Angkasa. Dialog kesehatan tersebut berlangsung di RRI Banda Aceh, Sabtu, 19 September 2026.
Rajuddin mengatakan kesehatan reproduksi mencakup kesejahteraan fisik, mental, dan sosial. Kondisi tersebut berkaitan dengan sistem, fungsi, dan proses reproduksi sepanjang kehidupan perempuan.
Ia menjelaskan masa remaja menjadi tahap penting dalam perkembangan kesehatan reproduksi perempuan. Menstruasi pertama perlu diperhatikan karena dapat menjadi salah satu indikator fungsi reproduksi.
“Kalau sudah 90 hari tidak menstruasi, itu sudah menjadi masalah,” kata Rajuddin. Siklus menstruasi normal menurutnya berkisar antara 21 hingga 45 hari.
Rajuddin juga mengingatkan perempuan tidak menganggap nyeri menstruasi berat sebagai kondisi biasa. Nyeri hingga mengganggu aktivitas dapat menjadi tanda penyakit, termasuk endometriosis.
Menurutnya, kesehatan organ reproduksi perlu dijaga dengan tiga prinsip, yaitu bersih, kering, dan tidak berlebihan. Ia juga mengingatkan masyarakat menghindari penggunaan bahan tertentu yang dapat mengganggu flora normal vagina.
Selain kebersihan, pola makan, aktivitas fisik, berat badan, stres, dan tidur turut memengaruhi kesehatan reproduksi. Rajuddin menyarankan perempuan menjaga pola hidup sehat serta mengonsumsi makanan beragam dan seimbang.
Rajuddin juga menjelaskan infertilitas dapat dipengaruhi berbagai faktor pada laki-laki maupun perempuan. Perempuan yang mengalami gangguan kehamilan disarankan menjalani pemeriksaan untuk mengetahui penyebabnya.
Ia menambahkan menopause umumnya terjadi ketika menstruasi berhenti selama 12 bulan berturut-turut. Rajuddin mengajak perempuan memperhatikan kesehatan reproduksi secara menyeluruh sepanjang daur kehidupannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....