Manfaat Tempe untuk Kesehatan Tubuh
- 24 Agt 2026 19:33 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Tempe merupakan makanan tradisional Indonesia yang sudah dikenal sejak berabad-abad yang lalu, terutama dalam tatanan budaya makan masyarakat. Selanjutnya teknik pembuatan tempe menyebar keseluruh Indonesia sejalan dengan penyebaran masyarakat Jawa yang bermigrasi keseluruh penjuru Nusantara.
Dikutip dari laman kalbarprov, tempe merupakan hasil fermentasi biji-bijian dengan menggunakan jamur Rhizopus Oligosporus yang dapat meningkatkan dan mempertahankan nilai-nilai gizi yang terkandung didalamnya dan melunakkan tekstur bahan bakunya sehingga lebih mudah dikonsumsi. Di Indonesia tempe yang sangat digemari masyarakat berasal dari kedelai, Selain tempe kedelai ada juga jenis tempe yang lainnya yang tidak terbuat dari kedelai. Karena kandungan gizinya yang kaya, tempe sangat bermanfaat bagi tubuh manusia. Tempe juga mudah didapat, murah dan pastinya bergizi.
Manfaat tempe yang mungkin belum kita ketahui adalah sebagai berikut:
1. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh, tempe mengandung berbagai jenis bakteri baik (probiotik) dan antioksidan isoflavone
2. Mencegah Osteoporosis, karena kandungan kalsium dan vitamin K yang cukup tinggi
| Baca juga: Peran Vital Organ Hati untuk Kesehatan Tubuh |
3. Mengobati Diare, tempe mengandung zat-zat antibakteri yang mampu mengatasi berbagai penyakit infeksi seperti diare.
4. Menjaga Kesehatan Jantung, antioksidan dan antiinflamasi yang terkandung pada tempe mampu melindungi pembuluh darah dari kerusakan inflamasi dan oksidatif sehingga membuat jantung sehat.
5. Mencegah Penyakit Jantung Koroner, tempe mengandung zat-zat yang mempunyai sifat hipokolesterolemik (menurunkan lemak darah), yaitu: protein, asam lemak tidak jenuh majemuk, serat pangan, niacin, vitamin E, karotenoid, isoflavon dan kalsium
6. Mencegah Berbagai Penyakit Saluran Pencernaan, adanya serat pangan yang cukup tinggi pada tempe mampu mencegah penyakit saluran pencernaan, seperti diverticulosis (borok pada usus besar), kanker, dan hernia. Selain itu, enzim lipase, protease, dan amilase yang diproduksi oleh Rhizopus sp (kapang tempe) yang masing-masing berguna untuk pencernaan lemak, protein, dan karbohidrat sangat membantu proses pencernaan makanan di dalam tubuh
7. Mencegah Kanker, kandungan antioksidan isoflavon, seperti daidzein, glisitein, genistein dan 6,7,4 trihidroksi isoflavon pada tempe dapat mencegah kanker
8. Mencegah Anemia, tempe mengandung protein, zat besi, vitamin B12, asam folat, tembaga dan seng yang sangat dibutuhkan untuk sintesis haemoglobin
9. Mencegah Diabetes Mellitus, penyakit ini dapat dicegah karena tempe mengandung protein, serat pangan, dan isoflavon yang mampu menjaga keseimbangan gula darah dan memperbaiki resistensi insulin
Perhatikan Cara Pengolahan Tempe
Tempe umumnya diolah dengan cara digoreng. Sebelum digoreng, biasanya tempe akan direndam terlebih dahulu ke dalam air garam dan irisan bawang putih agar rasanya lebih gurih.
Anda yang suka mengolah tempe dengan cara ini dianjurkan untuk menggunakan garam secukupnya. Saat menggoreng, Anda juga disarankan untuk memakai minyak kelapa atau minyak zaitun karena kedua jenis minyak ini lebih sehat.
| Baca juga: Ini Manfaat Anggur Hitam bagi Kesehatan |
Sebisa mungkin, hindari menggoreng tempe yang sudah dibaluri tepung. Penambahan tepung memang bisa membuat rasa tempe menjadi lebih gurih dan renyah, tetapi kandungan lemak dan kalorinya bisa meningkat sehingga kurang baik untuk kesehatan.
Daripada menggorengnya, Anda lebih dianjurkan untuk memasak tempe dengan cara ditumis. Selain meminimalkan penggunaan minyak, mengolah makanan dengan cara ditumis biasanya membutuhkan waktu yang lebih singkat sehingga penyusutan nutrisinya tidak terlalu banyak.
Manfaat tempe untuk kesehatan ada banyak, tetapi jangan berfokus pada tempe saja karena Anda juga harus mengonsumsi makanan sehat agar mendapatkan asupan gizi yang seimbang. Bagi yang alergi terhadap kandungan kedelai, sebaiknya hindari konsumsi tempe agar reaksi alergi terhindarkan.
Bagi Anda yang memiliki gangguan fungsi tiroid juga dianjurkan untuk menghindari atau membatasi asupan tempe. Konsumsi tempe diketahui bisa memengaruhi fungsi hormon tiroid yang bisa saja menjadi hal buruk pada penderita penyakit tiroid.
Agar manfaat tempe bisa diperoleh secara maksimal dan efek sampingnya terhindarkan, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter terkait rekomendasi jumlah konsumsi tempe sesuai kondisi kesehatan Anda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....