Harganas ke-33, BKKBN Aceh Gelar Pelayanan KB, DASHAT, dan Pendampingan Stunting
- 02 Jul 2026 10:42 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Bener Meriah - OPD KB Kabupaten Bener Meriah bersama PKB, PLKB, dan mitra kerja menggelar rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional Harganas ke-33 pada 1 Juli 2026. Tiga kegiatan utama yang dilaksanakan yaitu pelayanan KB, edukasi Dapur Sehat Atasi Stunting DASHAT, dan pendampingan keluarga berisiko stunting.
Kegiatan diawali senam bersama sekitar 500 kader KB se-Kabupaten Bener Meriah. Hadir pula staf OPD KB, PKB/PLKB, GenRe, IBI Bener Meriah, Ketua TP PKK beserta jajaran, dan lintas sektor. Rangkaian lain meliputi perlombaan antar kader, pameran kelompok UPPKA, pemeriksaan kesehatan gratis, dan donor darah yang diikuti lebih dari 30 pendonor.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh Safrina Salim mengapresiasi Pemkab Bener Meriah. “Kami mengapresiasi Pemerintah Daerah Bener Meriah yang telah menyelenggarakan rangkaian peringatan Harganas ke-33. Sinergi ini penting agar keluarga Indonesia lebih sehat dan sejahtera,” ujarnya.
Dalam kunjungan ke keluarga berisiko stunting di Desa Kute Lintang, Kecamatan Bukit, Safrina bersama OPD KB, PKB, dan GenRe menyerahkan paket sembako hasil inisiasi GenRe Bener Meriah. “Agar setiap keluarga menjaga jarak kehamilan dengan menggunakan KB MKJP, sehingga dapat memberikan pengasuhan optimal kepada anak terutama melalui ASI eksklusif. Dengan begitu anak dapat tumbuh dan berkembang optimal serta terhindar dari risiko stunting,” katanya.
Pelayanan KB juga dilaksanakan di Timang Gajah bekerja sama dengan IBI Bener Meriah. Dari kegiatan ini terjaring 6 akseptor baru dengan metode kontrasepsi jangka panjang MKJP. Stand kelompok UPPKA terpantau ramai dikunjungi masyarakat.
Masih dalam rangkaian Harganas, OPD KB bersama PKB/PLKB menggelar sosialisasi menu DASHAT bagi kader Tim Pendamping Keluarga TPK se-kabupaten. Ahli gizi dihadirkan untuk mengedukasi pemanfaatan pangan lokal sesuai kebutuhan gizi balita, baduta, ibu hamil, dan calon pengantin di tiap desa dan kecamatan.
Kegiatan ini diharapkan mendorong kader TPK mengimplementasikan menu sehat di wilayah binaan. “Dengan begitu masyarakat dapat terhindar dari salah satu faktor risiko stunting, yaitu kurang makanan bergizi,” tutup Safrina.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....