Mengapa Hipertensi Disebut Silent Killer?
- 30 Jun 2026 10:24 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering dijuluki silent killer karena kerap tidak menimbulkan gejala, meskipun dapat meningkatkan risiko penyakit serius seperti stroke, serangan jantung, hingga gagal ginjal.
Kementerian Kesehatan menjelaskan banyak penderita hipertensi tidak menyadari kondisi tersebut hingga mengalami komplikasi. Karena itu, pemeriksaan tekanan darah secara rutin menjadi langkah penting untuk mendeteksi hipertensi sejak dini.
| Baca juga: Langkah Sederhana Mengatasi Hipertensi |
"Hipertensi sering kali tidak menimbulkan keluhan sehingga banyak orang tidak mengetahui dirinya mengidap hipertensi," demikian penjelasan Kementerian Kesehatan melalui laman resminya.
Menurut Kemenkes, seseorang dikatakan mengalami hipertensi apabila hasil pengukuran tekanan darah menunjukkan angka 140/90 mmHg atau lebih pada pemeriksaan berulang oleh tenaga kesehatan.
Selain faktor keturunan, risiko hipertensi juga meningkat akibat pola makan tinggi garam, kurang aktivitas fisik, merokok, konsumsi alkohol berlebihan, obesitas, dan stres.
Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui gerakan CERDIK, yaitu cek kesehatan secara berkala, enyahkan asap rokok, rajin berolahraga, diet sehat dengan kalori seimbang, istirahat yang cukup, dan kelola stres.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....