Ini Manfaat Jahe Merah untuk Kesehatan
- 08 Jun 2026 20:50 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Tidak asing lagi di Indonesia, jahe telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Tetapi tahukah Anda bahwa selain jahe putih, jahe merah juga menyimpan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Manfaatnya sangat beragam, mulai dari meningkatkan daya tahan tubuh hingga meredakan nyeri sendi.
Namun, manfaat jahe merah tidak berhenti di situ. Terdapat banyak lagi manfaat lainnya yang dapat diperoleh dari konsumsi jahe merah untuk kesehatan tubuh. Informasi lebih lanjut terkait kandungan nutrisi dan manfaat jahe merah dapat Anda temukan dalam artikel di bawah ini.
Kandungan Nutrisi Jahe Merah
Dikutip dari laman jambi prov, khasiat tanaman berasa pedas ini berasal dari kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya. Dalam satu sendok makan dengan berat sekitar 10 gram, terdapat:
- Kalori: 4.8 kilokalori
- Karbohidrat: 1.07 gram
- Serat: 0.12 gram
- Protein: 0.11 gram
- Lemak: 0.05 gram
- Gula: 0.1 gram
Selain asupan di atas, jahe juga mengandung berbagai vitamin dan mineral penting seperti zat besi, magnesium, fosfor, seng, serta vitamin B2, B3, B6, dan C.
Meskipun demikian, nilai kandungan tersebut dapat berubah tergantung pada cara pengolahan dan penambahan bahan lain selama proses memasak berlangsung.
Mengatasi Asam Urat
Penyakit asam urat, yang dikenal juga sebagai arthritis gout, terjadi akibat penumpukan asam urat di persendian, menyebabkan peradangan dan nyeri. Jahe merah telah terbukti membantu mengurangi peradangan di sendi dan membantu mengeliminasi tumpukan asam urat dengan meningkatkan sirkulasi darah. Dengan demikian, kadar asam urat yang tinggi dapat berangsur-angsur menurun menjadi normal. Beberapa penelitian juga mendukung efek positif jahe merah pada kondisi ini.
Meredakan Sakit Otot
Selain memiliki efek pemanasan untuk tubuh, konsumsi jahe merah juga terbukti dapat mengurangi rasa nyeri yang disebabkan oleh peradangan.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kandungan jahe mengandung sifat anti peradangan yang dapat membantu mengatasi penyakit kronis.
Manfaat jahe merah ini berasal dari kandungan komponen aktif di dalamnya, seperti zingeron, gingerol, dan gingerdione, yang mampu menurunkan kadar leukotrien dan prostaglandin yang berperan sebagai pemicu peradangan.
Mengurangi Morning Sickness
Air rebusan jahe merah telah lama dikenal sebagai cara untuk meredakan mual, baik yang disebabkan oleh mabuk laut, pascaoperasi, maupun kemoterapi. Sebuah studi juga menunjukkan bahwa air jahe efektif dalam mengurangi mual pada ibu hamil di trimester pertama, yang sering dikenal sebagai morning sickness.
Mengurangi Nyeri Sendi
Ternyata, jahe merah memiliki manfaat luar biasa bagi kesehatan dengan kemampuannya mengurangi nyeri pada sendi, baik yang disebabkan oleh asam urat maupun osteoartritis.
Selain meredakan nyeri sendi, jahe merah juga membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah. Asam urat adalah kondisi di mana terjadi penumpukan asam urat di persendian, yang menyebabkan peradangan dan nyeri.
Mencegah Bakteri di Mulut
Dalam jurnal “Advances in Health Sciences Research”, penelitian yang dilakukan oleh Betty Saptiwi dan rekan-rekan menemukan bahwa sari jahe merah memiliki efek efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Aggregatibacter actinomycetemcomitans, penyebab penyakit periodontal. Oleh karena itu, jahe merah dapat digunakan sebagai obat kumur yang membantu menjaga mulut terbebas dari bakteri. Kandungan minyak atsiri di dalamnya juga memberikan manfaat dalam menjaga kesegaran tenggorokan dan rongga mulut.
Jahe merah memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk mengatasi masalah pencernaan, meredakan nyeri sendi, menurunkan glukosa darah, mengurangi rasa mual, serta membantu dalam proses penurunan berat badan. Senyawa seperti gingerol dan shogaol yang terdapat dalam jahe merah berperan sebagai agen antiinflamasi dan antioksidatif yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Meskipun memiliki banyak manfaat, ada beberapa kelompok orang yang sebaiknya menghindari mengonsumsi jahe merah, seperti mereka yang memiliki kelainan darah, penyakit asam lambung, dan diabetes. Oleh karena itu, sebaiknya selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi jahe merah secara rutin atau dalam jumlah besar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....