BPOM Aceh Edukasi Masyarakat Konsumsi Jamu Tradisional yang Aman
- 08 Jun 2026 00:00 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Dalam rangka memperingati Hari Jamu Nasional 2026, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Aceh menyelenggarakan Pekan Jamu 2026 bertema “Menjamu Masa Depan dengan Jamu” di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Minggu 7 Juni 2026.
Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, mengatakan masyarakat perlu memahami bahwa jamu tradisional bekerja secara alami dan memberikan manfaat kesehatan secara bertahap. Karena itu, masyarakat perlu waspada terhadap produk yang mengklaim memberikan efek instan karena berpotensi mengandung campuran bahan kimia yang tidak semestinya.
“Jamu ini kan warisan budaya dan juga sudah mendapat pengakuan sebagai warisan budaya takbenda. Harapannya dengan masyarakat minum jamu, akan terbentuk imunitas, semangat, dan kesehatan yang lebih baik. Jamu memang tidak bekerja secara instan, tetapi manfaatnya dirasakan secara bertahap dan tetap efektif. Kalau ada jamu yang sekali minum langsung terasa sangat manjur, itu justru perlu dipertanyakan,” kata Riyanto.
Selain memberikan edukasi kepada masyarakat, BBPOM Banda Aceh juga melakukan pengawasan keamanan pangan dengan mengambil sampel makanan yang dijual di sekitar kawasan Stadion Harapan Bangsa selama kegiatan berlangsung.
Sebanyak sepuluh sampel makanan diuji untuk mendeteksi kemungkinan kandungan bahan berbahaya seperti formalin, boraks, Rhodamin B, dan Methanil Yellow. Hasil pengujian menunjukkan seluruh sampel yang diperiksa negatif dari bahan berbahaya tersebut sehingga dinyatakan aman untuk dikonsumsi.
Melalui kegiatan ini, BBPOM Banda Aceh berharap masyarakat semakin memahami pentingnya mengkonsumsi jamu tradisional yang terjamin keamanannya serta lebih cermat dalam memilih produk kesehatan demi menjaga kesehatan secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....