Faktor Psikologis Jadi Pertimbangan Penting dalam Menentukan Metode Persalinan

  • 31 Mei 2026 15:41 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Selain mempertimbangkan kondisi medis, aspek psikologis ibu hamil juga menjadi faktor penting dalam menentukan metode persalinan. Karena itu, tenaga kesehatan perlu memahami keinginan dan kondisi emosional pasien sebelum memutuskan apakah persalinan dilakukan secara normal atau melalui operasi caesar.

Hal tersebut disampaikan dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr. Dian Paramita, SpOG, dalam dialog interaktif bersama RRI Banda Aceh Pro 4, Sabtu 23 Mei 2026, saat menanggapi pertanyaan pendengar mengenai perasaan ibu yang ingin melahirkan normal tetapi harus menjalani operasi caesar kembali.

Menurut Dian, komunikasi yang terjalin selama masa kontrol kehamilan menjadi kunci untuk memahami harapan dan kekhawatiran pasien. Melalui konsultasi rutin, dokter dapat mengetahui apakah seorang ibu memang menginginkan persalinan normal atau justru memiliki kecemasan yang membuatnya lebih nyaman memilih operasi caesar.

Ia menjelaskan, tidak sedikit ibu yang menjalani operasi caesar pertama bukan karena pilihan pribadi, melainkan karena adanya kendala saat proses persalinan normal. Misalnya, pembukaan yang tidak mengalami kemajuan sehingga kondisi ibu dan bayi tidak memungkinkan untuk menunggu lebih lama.

"Pada kasus seperti itu, sering kali muncul keinginan dari pasien untuk mencoba persalinan normal pada kehamilan berikutnya. Jika kondisi medis memungkinkan, tentu akan kami arahkan dan dampingi untuk menjalani persalinan normal," ujar Dian.

Menurutnya, setiap pengalaman persalinan berbeda. Ada ibu yang merasa kecewa karena tidak dapat melahirkan secara normal pada persalinan pertama, sehingga memiliki motivasi kuat untuk mencoba kembali pada kehamilan berikutnya. Dalam kondisi seperti ini, dokter akan melakukan penilaian menyeluruh guna memastikan keamanan ibu dan bayi sebelum memberikan rekomendasi.

Terkait dampak operasi caesar terhadap kesehatan jangka panjang, Dian menegaskan bahwa kondisi setiap pasien berbeda-beda. Faktor individu, proses penyembuhan luka operasi, serta kondisi kesehatan secara umum menjadi pertimbangan dalam menilai risiko maupun kualitas kesehatan ibu setelah menjalani operasi.

Ia mengimbau para ibu hamil untuk terbuka menyampaikan keinginan dan kekhawatiran mereka kepada tenaga kesehatan. Dengan komunikasi yang baik, keputusan mengenai metode persalinan dapat diambil secara tepat dan sesuai dengan kondisi medis maupun psikologis pasien.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....