BKKBN Aceh Perkuat Sinergi dengan Tempat Praktik Mandiri Bidan

  • 19 Mei 2026 15:47 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – BKKBN Aceh menggelar Forum Koordinasi Bersama Tempat Praktik Mandiri Bidan untuk meningkatkan kualitas pelayanan KB 2026 di Aula Perwakilan BKKBN Aceh, Senin 18 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis memperkuat sinergi lintas sektor guna memperluas akses dan kualitas layanan KB di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Forum diikuti bidan TPMB dari Banda Aceh dan Aceh Besar, Dinas Kesehatan Provinsi dan kabupaten/kota, PD dan PC IBI, IPeKB, serta jajaran BKKBN Aceh. Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim, S.K.M., M.Kes., membuka kegiatan secara langsung.

Safrina menegaskan bidan adalah garda terdepan pelayanan KB dan penggerak masyarakat. “Kehadiran TPMB sangat penting karena lebih dekat dengan masyarakat dan mampu menjangkau wilayah dengan keterbatasan akses layanan kesehatan. Karena itu, peningkatan kualitas pelayanan dan kompetensi bidan harus terus diperkuat,” ujarnya. Ia menambahkan, pelayanan KB merupakan bagian penting pembangunan keluarga dan nasional berkelanjutan sesuai UU No. 52 Tahun 2009.

Dalam forum dibahas sejumlah isu strategis, mulai dari pelatihan kontrasepsi bagi bidan, perluasan akses layanan, registrasi fasilitas di aplikasi SIGA, hingga penguatan pencatatan distribusi alat dan obat kontrasepsi melalui SIRIKA. Safrina juga menekankan pelayanan kontrasepsi menyangkut keamanan, kualitas konseling, ketersediaan alat dan obat, hingga kenyamanan akseptor.

Perwakilan Dinas Kesehatan Aceh menyampaikan pemerintah terus mendorong pelatihan dan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, termasuk bidan praktik mandiri. Namun, keterbatasan pembiayaan dan regulasi masih menjadi tantangan untuk memperluas pelatihan bagi bidan non-PNS.

Peserta forum juga menyampaikan kendala di lapangan seperti distribusi alokon, kendala penggunaan SIRIKA, dan kebutuhan peningkatan keterampilan teknis. Menanggapi itu, BKKBN Aceh bersama mitra berkomitmen memperkuat koordinasi dan pendampingan teknis agar pelayanan KB di TPMB berjalan lebih optimal.

Ketua Tim Kerja KBKR BKKBN Aceh, dr. Cut Liza Febtya, menekankan pentingnya akselerasi capaian program KB melalui perluasan akses, penguatan registrasi fasilitas, serta pemantauan dan evaluasi berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....