Waspada Demam pada Anak: Dari Gejala Ringan hingga Risiko Komplikasi

  • 16 Mei 2026 18:51 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Demam pada anak sering dianggap hal biasa oleh orang tua. Padahal, jika tidak ditangani dengan tepat, demam bisa berkembang menjadi kondisi yang berbahaya, demam sebenarnya adalah respons alami tubuh untuk melawan infeksi. Tapi orang tua perlu tahu kapan demam itu wajar dan kapan harus segera ditangani medis, Hal tersebut disampaikan dr. Diana Sari, Sp.A, dokter spesialis anak di RS Hermina., Saat diwaeancara RRI, Sabtu 2 Mei 2026

Menurut dr. Diana, demam pada anak umumnya disebabkan infeksi virus seperti flu, batuk, atau diare. Suhu tubuh yang naik biasanya akan turun dalam 2-3 hari dengan penanganan di rumah seperti kompres hangat, cukup cairan, dan obat penurun panas sesuai dosis,udarna.

Namun, ada tanda-tanda yang tidak boleh diabaikan.

“Jika demam disertai kejang, anak sangat lemas, sulit minum, muntah terus-menerus, sesak napas, atau muncul ruam yang tidak hilang saat ditekan, itu tanda komplikasi,” jelasnya.

Komplikasi yang bisa terjadi antara lain dehidrasi berat, kejang demam berulang, pneumonia, hingga infeksi berat seperti meningitis dan sepsis.

dr. Diana menyarankan orang tua melakukan langkah berikut saat anak demam:

  1. Pantau suhu secara berkala menggunakan termometer, jangan hanya mengandalkan rabaan tangan.

  2. Pastikan asupan cairan cukup untuk mencegah dehidrasi.

  3. Berikan obat penurun panas sesuai berat badan dan anjuran dokter, jangan berlebihan.

  4. Segera ke fasilitas kesehatan jika demam tinggi lebih dari 3 hari, anak tampak sangat lemas, atau muncul gejala berbahaya.

Selain penanganan saat sakit, pencegahan juga penting. Imunisasi lengkap, kebiasaan cuci tangan, dan lingkungan bersih terbukti menurunkan risiko infeksi penyebab demam.

“Jangan tunggu sampai anak lemas baru ke dokter. Deteksi dini dan penanganan cepat bisa mencegah komplikasi yang berat,” tegas dr. Diana.

Ia mengingatkan, setiap anak berbeda. Jika ragu, lebih baik konsultasi langsung ke dokter anak agar penyebab demam bisa diketahui pasti, tutupnya

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....