Islam Perbolehkan Imunisasi, Begini Penjelasan Ulama
- 28 Apr 2026 06:25 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Imunisasi dalam perspektif Islam ditegaskan sebagai langkah yang sah dan penting dalam menjaga keselamatan jiwa. Pandangan ini semakin menguat di tengah kebutuhan perlindungan kesehatan masyarakat secara luas.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banda Aceh, H. Salman, S.Pd, M.Ag mengatakan, sejumlah ulama menilai penolakan terhadap imunisasi tidak memiliki dasar kuat dalam ajaran Islam. Imunisasi adalah bentuk ikhtiar nyata untuk mencegah mudarat yang lebih besar.
“Dalam kondisi-kondisi tertentu misalnya ada wabah itu sudah wajib. Tapi kalau enggak ada wabah pencegahannya seperti ini, itu masih bersifat mubah, itu penanganan Islam seperti itu,” ujarnya saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif bersama RRI, Senin 27 April 2026.
Disebutkan Salman, dari sisi medis, imunisasi terbukti mampu menekan angka penyebaran penyakit menular secara signifikan. Menolak imunisasi sama saja membuka celah risiko bagi diri sendiri dan orang lain.
Isu kehalalan vaksin kerap dijadikan alasan penolakan oleh sebagian pihak. Namun dirinya menegaskan, Selama tidak ada alternatif yang lebih aman, penggunaan vaksin tetap diperbolehkan, terlebih bahan dari pembuatan vaksin itu jelas kehalalannya.
Konsep darurat dalam Islam memperkuat kebolehan penggunaan vaksin tertentu. “Ketika menyangkut keselamatan jiwa, hukum bisa menjadi fleksibel demi kemaslahatan yang lebih besar,” sebutnya.
Pemerintah pun menilai penting peran semua pihak dalam meluruskan pemahaman masyarakat. Hoaks dan keraguan harus dilawan dengan edukasi yang benar dan berbasis ilmu.
Kesadaran kolektif dinilai menjadi kunci keberhasilan program imunisasi nasional. Imunisasi bukan sekadar pilihan pribadi, tetapi tanggung jawab social. Dengan demikian, imunisasi dalam Islam bukan hanya diperbolehkan, tetapi juga memiliki urgensi yang kuat. Melindungi diri dan orang lain adalah bagian dari iman yang harus diwujudkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....