Headset Dapat Menjadi Penyebab Utama Gangguan Pendengaran Remaja

  • 26 Apr 2026 05:37 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, BANDA ACEH – Penggunaan headset berlebihan menjadi penyebab utama gangguan pendengaran pada remaja. Kebiasaan ini meningkat seiring perkembangan teknologi.

Dokter spesialis THT RSU Putri Bidadari Aceh, dr. Musmuliadi, mengatakan banyak pasien muda datang dengan keluhan penurunan pendengaran. Hal ini umumnya akibat penggunaan earphone dalam waktu lama.

Ia menyarankan aturan aman penggunaan headset. Volume maksimal 60 persen dengan durasi tidak lebih dari 60 menit.

“Kalau dipakai berjam-jam tanpa istirahat, telinga mengalami kelelahan. Sel rambut bisa rusak perlahan,” katanya kepada RRI Sabtu 25 April 2026.

Ia menjelaskan, telinga membutuhkan waktu istirahat seperti organ lain. Penggunaan headset saat tidur juga tidak dianjurkan.

Selain itu, paparan bising dari lingkungan seperti bandara dan mesin juga berisiko. Warga disarankan memakai pelindung telinga saat terpapar suara keras.

Untuk mendeteksi gangguan sejak dini, masyarakat dapat melakukan pemeriksaan audiometri. Tes ini mengukur kemampuan pendengaran secara akurat.

Gejala yang perlu diwaspadai antara lain telinga berdengung dan sulit mendengar di keramaian. Jika dibiarkan, kondisi dapat berkembang menjadi permanen.

Dokter juga mengingatkan agar tidak membersihkan telinga secara berlebihan. Telinga memiliki mekanisme alami untuk mengeluarkan kotoran.

Ia mengimbau masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan telinga. Edukasi sejak usia sekolah dinilai penting untuk mencegah gangguan pendengaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....