Terungkap! Gula Pasir Jadi “Raja” Perusak Pembuluh Darah

  • 31 Mar 2026 02:52 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh — Sekretaris Perhimpunan Dokter Gizi Klinik Indonesia (PDGKI) Aceh, dr. Fiona D Amelia, mengingatkan masyarakat untuk membatasi konsumsi gula sederhana guna menjaga kesehatan tubuh dan mencegah risiko penyakit.

Dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Sabtu 28 Maret 2026, Fiona menjelaskan masih banyak pemahaman keliru di masyarakat terkait gula dalam tubuh, termasuk anggapan batas kadar gula yang sering disamakan dengan tekanan darah.

Ia menegaskan bahwa karbohidrat sebagai sumber gula dalam tubuh terbagi menjadi dua jenis, yakni karbohidrat sederhana dan kompleks. Karbohidrat kompleks, seperti sayur dan buah, mengandung serat tinggi sehingga dicerna lebih lambat dan tidak langsung meningkatkan kadar gula darah secara drastis.

Sebaliknya, karbohidrat sederhana seperti gula pasir, sirup, tepung olahan, kue tradisional, dan susu kental manis, cepat diubah menjadi gula dalam tubuh dan berpotensi memberikan dampak buruk jika dikonsumsi berlebihan.

“Gula sederhana ini sangat cepat meningkatkan kadar gula dalam darah dan bisa berdampak pada kerusakan pembuluh darah jika tidak dikontrol,” ujarnya.

Fiona juga menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan agar masyarakat memahami perbedaan antara kadar gula darah, tekanan darah, dan kondisi kesehatan lain seperti hemoglobin (HB), yang sering kali disalahartikan sebagai hal yang sama.

Ia mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam memilih asupan makanan dengan memperbanyak konsumsi karbohidrat kompleks serta membatasi makanan dan minuman tinggi gula demi menjaga kesehatan jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....