Cara Aman Mengisi Daya Ponsel saat Tidur

  • 31 Jul 2026 17:33 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Mengisi daya ponsel sebelum tidur telah menjadi kebiasaan banyak orang. Meski ponsel modern umumnya telah dilengkapi sistem yang menghentikan pengisian saat baterai penuh, cara pengisian yang kurang tepat tetap dapat meningkatkan risiko panas berlebih hingga memicu gangguan pada perangkat.

PT PLN (Persero) mengingatkan masyarakat untuk menggunakan listrik secara aman di rumah, termasuk saat mengisi daya perangkat elektronik. Salah satu langkah yang dianjurkan adalah menggunakan stopkontak yang berkualitas, menghindari terminal listrik bertumpuk, serta mencabut charger setelah selesai digunakan. Kebiasaan tersebut dapat membantu mengurangi risiko korsleting listrik.

Selain itu, produsen ponsel juga mengimbau agar perangkat diisi daya di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik. Ponsel sebaiknya tidak diletakkan di bawah bantal, selimut, atau di atas kasur saat sedang mengisi daya karena panas yang dihasilkan sulit dilepaskan. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan suhu perangkat dan dalam situasi tertentu dapat memicu kebakaran.

Pengguna juga disarankan memakai charger dan kabel yang asli atau telah memenuhi standar keselamatan. Aksesori pengisian daya yang rusak atau tidak sesuai spesifikasi dapat meningkatkan risiko kerusakan perangkat maupun gangguan kelistrikan.

Selain memperhatikan perangkat, kondisi stopkontak dan instalasi listrik rumah juga perlu diperiksa secara berkala. PLN menyarankan masyarakat tidak menggunakan kabel atau stopkontak yang rusak, menghindari beban listrik berlebihan pada satu terminal, serta memastikan instalasi listrik memenuhi standar keamanan.

Dengan menerapkan kebiasaan sederhana tersebut, mengisi daya ponsel saat malam hari dapat dilakukan dengan lebih aman. Meletakkan ponsel di permukaan yang keras dan datar, menggunakan charger yang sesuai, serta memastikan ventilasi tetap baik menjadi langkah penting untuk menjaga keamanan perangkat maupun penghuni rumah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....