Krida Duta Bahasa: Lokakarya Esai bagi Pemuda Terbina Literasi

  • 15 Jun 2026 17:32 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh-Balai Bahasa Provinsi Aceh menyelenggarakan kegiatan Krida Duta Bahasa berupa Lokakarya Penulisan Esai bagi Generasi Muda Terbina Literasi di Aula Tekkomdik, Banda Aceh, pada 15 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 190 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari siswa, mahasiswa, hingga pegiat dan pemerhati literasi dari Banda Aceh dan Aceh Besar.

Lokakarya tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan minat dan kemampuan menulis generasi muda, khususnya dalam penulisan esai sebagai media untuk menyampaikan gagasan, pemikiran kritis, serta penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Aceh, Muhammad Irsan, S.S., M.Hum. Dalam sambutannya, Dia menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat menjadi ruang pengembangan kapasitas literasi bagi generasi muda Aceh sekaligus mendorong lahirnya penulis-penulis muda yang mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah dalam meningkatkan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) pelajar di provinsi aceh.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh peserta dapat terus mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menulis, dan berliterasi sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjawab berbagai tantangan pendidikan di Aceh,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para peserta mengikuti setiap sesi dengan aktif, mulai dari pemaparan materi hingga diskusi dan praktik penulisan esai.

Materi lokakarya disampaikan oleh tim Ikatan Duta Bahasa (IKADUBAS) Aceh yang membahas berbagai tahapan penulisan esai, mulai dari pengembangan ide, penyusunan struktur esai, perumusan masalah dan tesis, pembangunan argumentasi yang kuat, hingga penerapan ejaan sesuai kaidah bahasa Indonesia dalam karya ilmiah.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, panitia juga melaksanakan tes awal (pre-test) dan tes akhir (post-test) guna mengukur peningkatan pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan. Selain menjadi sarana pembelajaran, lokakarya ini turut menjadi ajang seleksi penulisan esai. Karya terbaik yang dihasilkan peserta selanjutnya akan dipilih untuk mengikuti tahapan seleksi di tingkat nasional.

Melalui kegiatan ini, Balai Bahasa Provinsi Aceh berharap para peserta semakin termotivasi untuk meningkatkan kemampuan literasi, mengasah daya pikir kritis, serta berkontribusi dalam pengembangan dan pelestarian bahasa Indonesia, baik secara lisan maupun tulisan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....