UIN Ar-Raniry dan UINSU Sepakat Lanjutkan Kerja Sama

  • 11 Jun 2026 23:46 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh dan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan, kembali memperpanjang komitmen kerja sama yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman Penandatanganan berlangsung dalam rangkaian Diseminasi Riset Aceh Kontemporer yang digelar bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh di Aula BPSDM Aceh, Banda Aceh, pada Kamis, 11 Juni 2026.

MoU ditandatangani Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Mujiburrahman dan Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga UINSU Medan, Prof. Muzakkir yang mewakili Rektor UINSU. Penandatanganan tersebut turut disaksikan Kepala BPSDM Aceh, Marthunis. Adapun selain memperpanjang nota kesepahaman antarperguruan tinggi, kerja sama itu juga ditindaklanjuti melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), antara Pascasarjana UIN Ar-Raniry dengan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), serta Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UINSU Medan.

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Mujiburrahman mengatakan kolaborasi tersebut mencakup penguatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang menjadi pilar utama Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pihaknya juga mengapresiasi pelaksanaan Diseminasi Riset Aceh Kontemporer, yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan tersebut. Forum itu membahas hasil penelitian mahasiswa Program Studi Doktor (S3) Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UINSU Medan, yang meneliti berbagai isu aktual di Aceh.

"Kerja sama ini meliputi peningkatan mutu akademik, pengembangan riset dan inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan dan konsultasi. Kemitraan antarkampus menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi Islam sekaligus memperluas dampak hasil penelitian bagi masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Prof. Muzakkir menegaskan pentingnya memastikan setiap kerja sama yang disepakati, dapat diwujudkan melalui program-program konkret. Ia berharap kolaborasi antara UINSU dan UIN Ar-Raniry dapat menghasilkan riset berkelanjutan, yang memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah, termasuk kajian terkait pemberdayaan masyarakat, ekonomi umat, hingga mitigasi bencana.

"MoU tanpa realisasi seperti langit tanpa bintang. Karena itu, setiap kerja sama harus diikuti kegiatan akademik yang nyata, baik dalam bidang pendidikan, penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat," katanya.

Kepala BPSDM Aceh, Marthunis, menyatakan pihaknya siap memfasilitasi hasil-hasil penelitian perguruan tinggi agar dapat dimanfaatkan dalam penyusunan kebijakan daerah. BPSDM Aceh saat ini mengembangkan Laboratorium Inovasi Kebijakan Aceh yang dapat menjadi ruang kolaborasi antara akademisi dan pemerintah dalam mengolah hasil penelitian menjadi rekomendasi kebijakan.

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), analis kebijakan BPSDM Aceh, Dekan FDK UINSU Prof Hasan Sazali, Dekan FITK UINSU Prof Tien Rafida, Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry Prof Eka Srimulyani, serta dosen dan mahasiswa Pascasarjana UIN Ar-Raniry.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....