Mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga Gandeng KNPI Bireuen Kembangkan Bank Sampah
- 26 Jul 2026 12:14 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, BIREUEN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 120 Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjalin kerja sama dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bireuen untuk mengembangkan program bank sampah di dua desa.
Kerja sama tersebut dibahas dalam audiensi yang berlangsung di Sekretariat DPD II KNPI Bireuen, Jumat, Juli 2026. Program akan dilaksanakan di Gampong Alue Mangki, Kecamatan Gandapura, dan Gampong Uteun Gathom, Kecamatan Peusangan Selatan.
Dalam pertemuan itu, para pihak menilai pengelolaan sampah berbasis masyarakat masih menghadapi tantangan, terutama rendahnya kesadaran dalam memilah sampah rumah tangga. Karena itu, program difokuskan pada pembentukan bank sampah unit dan edukasi pemilahan sampah sejak dari sumbernya.
Ketua DPD II KNPI Bireuen, Abdul Halim, mengatakan bank sampah diharapkan dapat mengubah cara pandang masyarakat terhadap sampah. "Selama ini sampah identik dengan sesuatu yang kotor. Melalui bank sampah, kami ingin memperkenalkan bahwa sampah juga memiliki nilai ekonomi," ujarnya.
Ia menambahkan, program tersebut akan melibatkan BSI Juang Lestari sebagai mitra serta mendapat pendampingan teknis dari Perbanusa Bireuen dan Blangkasan.
Selain pembentukan bank sampah, mahasiswa KKN bersama KNPI akan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah gampong agar pelaksanaan program sejalan dengan kebijakan pengelolaan sampah berbasis desa.
Program dipusatkan di Gampong Alue Mangki sebagai lokasi awal, kemudian dikembangkan ke Gampong Uteun Gathom. Kegiatan meliputi pelatihan pemilahan sampah organik dan anorganik serta pembuatan kompos dari limbah organik.
Sebagai tindak lanjut, seluruh pihak berencana meluncurkan bank sampah unit yang melibatkan mahasiswa KKN, KNPI, Perbanusa, dan BSI Juang Lestari.
Para pihak juga sepakat menyiapkan keberlanjutan program sejak awal melalui penguatan kapasitas pengelola desa. Dengan demikian, bank sampah dan lahan konservasi diharapkan tetap berjalan setelah masa KKN berakhir melalui pendampingan KNPI dan BSI Juang Lestari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....